Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sedati Sidoarjo, Beras Dijual Rp 11 Ribu per Kilogram

M Saiful Rohman • Rabu, 3 September 2025 | 19:53 WIB
ANTUSIAS: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar pasar murah di Kecamatan Sedati. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
ANTUSIAS: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar pasar murah di Kecamatan Sedati. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Rabu (3/9). Kegiatan ini diserbu warga karena harga bahan pokok yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding harga pasaran.

Salah satunya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang dijual hanya Rp 11 ribu per kilogram, lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.500 per kilogram.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pasar murah digelar untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami ingin memastikan distribusi sembako, khususnya beras, bisa dijangkau masyarakat dengan harga yang meringankan,” ujarnya.

Khofifah menegaskan, beras merupakan kebutuhan pokok utama yang harus dijaga ketersediaannya. Karena itu, stok beras SPHP yang disediakan di pasar murah Sedati mencapai 10 ton.

“Harapannya stok aman, penjangkauannya juga aman, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya,” tambahnya.

Selain beras medium SPHP, juga tersedia beras premium seharga Rp 14 ribu per kilogram, lebih murah dibanding harga pasaran Sidoarjo yang mencapai Rp 16 ribu per kilogram.

“Kami minta pasar murah digelar jauh dari pasar tradisional, agar masyarakat di pemukiman bisa merasakan manfaatnya,” terang Khofifah.

Tak hanya beras, sejumlah komoditas lain juga dijual dengan harga miring. Di antaranya gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, minyakita Rp 13 ribu per liter, telur ayam Rp 22 ribu per kilogram, serta bawang merah Rp 28 ribu per kilogram.

Menurut Khofifah, program pasar murah akan terus digelar di berbagai titik. “Kami berharap bisa menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” tegasnya.

Kebijakan ini langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Siti, salah seorang pengunjung, mengaku rela antre sejak pagi demi mendapatkan sembako murah.

“Alhamdulillah bisa beli beras lebih murah dari biasanya. Kalau di pasar, harganya mahal sekali,” ujarnya puas. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Harga #Murah #Beras #Khofifah #Sedati #Bupati #Gubernur #Jatim