RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) memastikan bahwa sebanyak 346 Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo akan siap beroperasi sebelum September 2025.
Kepala Dinkop UM Sidoarjo, Edi Kurniadi, menyampaikan bahwa koperasi-koperasi tersebut sebelumnya telah melalui proses soft launching, dan secara resmi telah dilaunching oleh Presiden Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, seluruh desa dan kelurahan di Sidoarjo kini sudah memiliki Koperasi Merah Putih,” ujar Edi, Senin (28/7).
Edi menjelaskan bahwa koperasi ini akan menjadi penggerak ekonomi desa dengan menyasar para pelaku UMKM lokal. Dinkop UM telah melakukan pendampingan menyeluruh sejak tahap awal pembentukan, mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), hingga pembukaan rekening tabungan koperasi.
“Semua fasilitas tersebut kami bantu prosesnya. Kami juga mendapat dukungan dari Bank BRI dalam proses administrasi dan permodalan,” jelasnya.
Sebagai contoh, salah satu koperasi di Desa Kupang telah lebih dulu beroperasi dan kini menjadi proyek percontohan untuk koperasi lainnya. Koperasi tersebut sudah melalui tahap simulasi dan mulai berjalan secara aktif.
“Sudah mock-up dan berjalan dengan baik. Ini bisa jadi contoh bagi desa-desa lain,” tambahnya.
Selain BRI, koperasi-koperasi Merah Putih juga didukung oleh berbagai instansi, termasuk Bulog dan Pertamina, yang siap bersinergi dalam pemenuhan kebutuhan logistik serta distribusi barang.
Edi berharap seluruh koperasi yang telah dibentuk segera menyusul untuk beroperasi.
“Insya Allah, sebelum September semuanya sudah aktif dan bisa berkontribusi untuk penguatan ekonomi masyarakat desa,” pungkasnya. (sai/vga)