Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Tujuh Hari Operasi Patuh Semeru di Sidoarjo, 3.725 Kendaraan Ditilang, Ini Pelanggarannya

Diky Putra Sansiri • Selasa, 22 Juli 2025 | 00:47 WIB

 

TEGAS: Anggota Satlantas Polresta Sidoarjo saat menindak para pelanggar lalu lintas. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
TEGAS: Anggota Satlantas Polresta Sidoarjo saat menindak para pelanggar lalu lintas. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
 

RADAR SIDOARJO - Selama sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025, ribuan pelanggar lalu lintas terjaring razia yang digelar Satlantas Polresta Sidoarjo. Tercatat sebanyak 11.338 pengendara ditindak, baik melalui tilang maupun teguran.

“Selama tujuh hari, sebanyak 3.725 kendaraan kami tindak dengan sanksi tilang,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Ali Rifqi Mubarok, Senin (21/7).

Selain itu, petugas juga memberikan teguran presisi kepada 7.613 pengendara. Dari hasil penindakan tersebut, pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara roda dua (R2).

“Pelanggarannya bervariasi, mulai dari tidak memakai helm, tidak memasang spion, melawan arus, hingga pengendara di bawah umur. Untuk pelanggaran yang kasat mata, langsung kami tindak,” tegas Ali.

Sementara pelanggaran oleh kendaraan roda empat (R4) juga cukup tinggi. Umumnya terkait pengemudi yang tidak mengenakan sabuk pengaman, tidak memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), atau menggunakan TNKB yang tidak sesuai.

Menurut Ali, mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar dan pekerja. Dua kelompok ini juga termasuk yang paling rentan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas.

Lebih lanjut, Operasi Patuh Semeru 2025 mengedepankan tiga pendekatan utama, yakni 25 persen preemtif, 25 persen preventif, dan 50 persen penindakan hukum.

“Penindakan kami fokuskan pada pelanggaran kasat mata dan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.

Adapun sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas berada di wilayah Waru, Gedangan, Buduran, dan Sidoarjo Kota.

AKP Ali mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dan menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Gunakan helm dan sabuk pengaman. Tertib berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tapi juga soal perlindungan diri dan orang lain,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Motor #Ditilang #kendaraan #Operasi #semeru