RADAR SIDOARJO - Untuk mengatasi keterbatasan stok dan antrean panjang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo akan segera mengajukan permintaan tambahan blangko e-KTP ke pemerintah pusat.
Saat ini, stok blanko yang tersedia hanya tersisa sekitar 4.000 keping.
Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Redi Kusuma, mengatakan bahwa pihaknya siap menjemput langsung blangko ke Jakarta jika pengiriman dari pusat tidak segera dilakukan.
“Kami akan gencarkan sosialisasi agar warga memahami kondisi ini. Jika dalam waktu dekat belum ada distribusi tambahan, kami rencanakan jemput bola ke Jakarta, kemungkinan dalam 10 hari ke depan,” ujarnya, Jumat (4/7).
Keterbatasan stok tersebut membuat pencetakan e-KTP untuk sementara dipusatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo. Akibatnya, antrean warga dari berbagai kecamatan menumpuk di satu lokasi.
Meski demikian, Redi memastikan pelayanan tetap berjalan sesuai antrean yang masuk. Seluruh pegawai dikerahkan untuk mempercepat proses pelayanan dan meminimalkan keluhan masyarakat.
“Koordinasi lintas instansi terus kami lakukan untuk memastikan distribusi blanko kembali normal,” tambahnya.
Ia berharap pemerintah pusat segera merespons permintaan tambahan dari Sidoarjo agar pelayanan pencetakan e-KTP bisa kembali dilakukan di masing-masing kecamatan.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, meskipun dalam kondisi serba terbatas,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista