RADAR SIDOARJO - DPRD Sidoarjo mendorong Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera memproses pendaftaran peta bidang lahan pengganti makam warga Desa Kedungrejo, Waru.
Lahan tersebut terdampak proyek pembangunan Frontage Road yang masuk prioritas pemerintah.
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono mengatakan, pentingnya percepatan proses pendaftaran.
Termasuk kewajiban penyediaan lahan pengganti makam oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, lahan pengganti sebenarnya sudah disiapkan Pemkab. Namun prosesnya mandek karena BPN menolak pendaftaran peta bidang yang diajukan.
"BPN menolak dengan alasan klasik, padahal ini menyangkut proyek strategis pemerintah," ucapnya, Selasa, (24/6).
Dia menyebut, sikap BPN berpotensi menghambat percepatan pembangunan Frontage Road. Termasuk menunda kepastian relokasi makam warga Kedungrejo.
"Kalau ini untuk kepentingan negara, ya harusnya dipermudah, kasihan warga Kedungrejo yang sudah lama menunggu kejelasan," jelasnya.
Dia berharap, Kepala Kantor BPN Sidoarjo memberi dukungan nyata. Terutama dalam mempercepat proses pendaftaran peta bidang dari pemkab.
"Dengan segala kerendahan hati, saya mohon bantuan Pak Kepala BPN, urusan untuk pemerintah dan masyarakat harus diprioritaskan," tegasnya.
Sebagai informasi, proyek Frontage Road Waru bertujuan mengurai kemacetan di perbatasan Sidoarjo - Surabaya.
Salah satu lahan yang terdampak adalah makam warga Kedungrejo.
Warga pun menuntut relokasi makam disertai lahan pengganti yang layak. Hingga kini, prosesnya belum tuntas karena kendala administrasi. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista