RADAR SIDOARJO - Bank Jatim Cabang Pembantu (Capem) Waru resmi berpindah lokasi dari Jalan Raya Tropodo ke Ruko Gateway Blok B2 Jalan Raya Waru. Peresmian relokasi kantor turut dihadiri Bupati Sidoarjo dan sejumlah Forkopimda Kota Delta.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo, Subandi mengapresiasi atas kontribusi Bank Jatim terhadap pembangunan daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu bentuk kontribusi itu adalah bantuan 60 jamban sehat bagi warga yang belum memiliki akses sanitasi layak.
Dia menyebut, masih ada sekitar dua ribu rumah di Sidoarjo yang belum memiliki jamban. Padahal, daerah yang dipimpinnya itu telah ditetapkan sebagai kota bebas buang air besar sembarangan (ODF) dan mendapatkan penghargaan nasional.
“Insya Allah, kekurangan jamban ini akan kita kejar bersama warga dan CSR perusahaan, kami juga rutin turun ke lapangan tiap Sabtu dan Minggu untuk melihat langsung kondisi warga yang kurang mampu,” ucapnya, Senin, (5/5).
Pihaknya berkomitmen untuk tidak membiarkan warganya hidup tidak layak di tengah anggaran daerah yang mencapai Rp 5,2 triliun. Karenanya, Pemkab rutin menyalurkan makanan gratis kepada warga tak mampu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Terkait pelayanan perbankan, Subandi menekankan pentingnya suku bunga murah dan dukungan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apalagi, Sidoarjo memiliki sekitar 250 ribu UMKM yang membutuhkan kemudahan akses permodalan.
"Selama ini, Bank Jatim dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menjalin sinergi yang sangat baik. Keharmonisan hubungan ini diharapkan terus terjaga demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo secara berkelanjutan," jelasnya.
Sementara itu, Direktur IT Digital dan Operasional Bank Jatim, Zuhelfi Abidin menjelaskan, Bank Jatim telah berdiri sejak 1961 dan memiliki 55 cabang serta ratusan cabang pembantu di seluruh Jawa Timur. Aset bank milik Pemprov Jatim dan 38 kabupaten/kota ini telah menembus lebih dari Rp100 triliun.
“Setiap tahun kami mencetak keuntungan di atas Rp 1 triliun dan itu kami kembalikan ke Jawa Timur, karena pemilik bank ini adalah daerah-daerah di Jawa Timur,” terangnya.
Kepala Bank Jatim Sidoarjo, Suyatno menyampaikan, Capem Waru telah berdiri sejak 2010 dan terus berkembang melayani nasabah. Karena pertimbangan bisnis dan lokasi, Capem Waru kini direlokasi ke tempat yang lebih strategis di Ruko Gateway, Jalan Raya Waru.
Dia juga menyebut, Bupati Sidoarjo merupakan nasabah prioritas Bank Jatim sejak Capem Waru masih berlokasi lama. “Kami bersyukur bisa terus menjalin kemitraan dengan Pemkab Sidoarjo dalam berbagai program,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Suyatno melaporkan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2024. Di antaranya yaitu 60 jamban sehat untuk masyarakat dan program pembuatan lampu taman yang saat ini masih dalam proses.
“Program ini bagian dari kepedulian kami terhadap kesehatan dan kenyamanan lingkungan,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista