RADAR SIDOARJO - Proyek lanjutan pembangunan ruas jalan Gedangan–Betro menjadi paket pertama dari sembilan proyek Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo yang mulai berjalan.
Saat ini, proyek tersebut tengah memasuki tahap evaluasi sebelum pelaksanaan pada awal Mei mendatang.
"Untuk tahun 2025 ini, dari sembilan paket, sudah ada satu yang berjalan, yaitu ruas lanjutan Gedangan–Betro," ujar Kepala DPUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, kepada Radar Sidoarjo, Senin (28/4).
Dwi menjelaskan, evaluasi saat ini difokuskan pada aspek administrasi dan teknis guna memastikan kesiapan proyek sebelum memasuki tahap pengerjaan.
"Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan semua perencanaan telah matang dan proyek bisa segera dilaksanakan sesuai jadwal," jelasnya.
Ia menargetkan, proyek Gedangan–Betro dapat mulai dikerjakan pada awal Mei. Sementara itu, delapan proyek ruas jalan lainnya diharapkan segera memasuki proses lelang.
"Saya berharap awal Mei proyek ini bisa langsung dimulai. Untuk delapan ruas lainnya, semoga bisa segera dilelang," ungkap Dwi.
Lebih lanjut, Dwi memaparkan bahwa durasi pengerjaan proyek diperkirakan antara tiga hingga lima bulan, bergantung pada tingkat kesulitan masing-masing paket.
"Beberapa paket bisa selesai dalam tiga bulan, sementara yang lain mungkin membutuhkan waktu hingga lima bulan," katanya.
DPUBMSDA menargetkan seluruh proyek dapat rampung pada bulan Oktober. Namun, jika terdapat keterlambatan, penyelesaian maksimal dilakukan pada November 2025.
"Semoga proyek ini bisa selesai tepat waktu, maksimal November, sehingga tidak ada keterlambatan yang signifikan," pungkas Dwi. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista