RADAR SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) mengalokasikan anggaran Rp 54 miliar untuk merehabilitasi 79 Sekolah Dasar Negeri (SDN) tahun ini. Program tersebut sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Dispendikbud Sidoarjo, Tirto Adi mengatakan, perbaikan difokuskan pada SDN yang mengalami kerusakan berat. "Beberapa sekolah yang rusak kemarin, sudah kami eksekusi, seperti di Segoro Tambak, Sedati," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Minggu, (6/4).
Dari 79 sekolah, tiga di antaranya masuk dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP), yang menjadi prioritas pembangunan. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab dalam mendukung pendidikan.
“Tiga lokasi berupa RKP,” jelasnya tanpa merinci nama sekolahnya.
Tak hanya jenjang SD, pihaknya juga mengalokasikan dana sebesar Rp 40 miliar untuk merenovasi 33 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang juga mengalami kerusakan.
Tirto memastikan proses rehabilitasi akan berjalan secara paralel di sejumlah sekolah. Hal itu dilakukan untuk mengejar target penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Prioritas kami adalah sekolah-sekolah yang rusak berat dan sudah sangat butuh diperbaiki, salah satunya seperti SDN Segoro Tambak," ungkapnya.
Kepala Dispendikbud Sidoarjo ini berharap renovasi SDN ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar. "Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemetaan kerusakan secara berkala guna mencegah kerusakan lebih lanjut," tutupnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto