SIDOARJO - Sebanyak 397 murid kelas VII dan 26 guru pendamping SMP Negeri 1 Sedati (Spensased) Sidoarjo mengikuti kegiatan Outdoor Learning (ODL) yang berlangsung di berbagai lokasi di Kota Sidoarjo, Rabu (12/2).
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari Surat Edaran (SE) Plt Bupati Sidoarjo terkait pelaksanaan ODL di dalam kota.
Mengambil tema SIMO "Sidoarjo's Memorable Object" dipimpin langsung Kepala SMP Negeri 1 Sedati, Ratna Diyah Mustikawati, M.Pd., kegiatan ini bertujuan membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di luar daerah untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa.
Dengan memanfaatkan potensi lingkungan lokal, para siswa bisa belajar secara langsung dari situasi dan objek nyata di sekitar mereka.
Beberapa tempat yang menjadi tujuan dalam kegiatan ODL ini adalah Museum Mpu Tantular, Pabrik Gula Kremboong, Monumen Jayandaru, Masjid Agung, Pendopo Bupati, dan Gedung DPRD Sidoarjo.
Di setiap lokasi, siswa mendapatkan berbagai pengalaman edukatif, mulai dari memahami sejarah dan budaya lokal, mengenal proses industri, hingga mempelajari sistem pemerintahan daerah secara langsung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa lingkungan sekitar kita memiliki banyak pelajaran berharga. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga bisa melihat dan mengalami langsung bagaimana teori itu diterapkan,” kata Ratna.
Ratna berharap, kegiatan ODL ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan lokal mereka. SMP Negeri 1 Sedati membuktikan bahwa pembelajaran kontekstual dapat dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar, tanpa harus keluar dari kota.
"Dengan semangat eksplorasi dan inovasi pendidikan seperti ini, diharapkan kegiatan Outdoor Learning bisa terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi siswa", harapnya.
Sementara itu murid-murid terlihat antusias selama kegiatan berlangsung. Salah satunya Muhammad Rasya siswa kelas VII-11, ia merasa senang bisa mengikuti ODL.
“Saya sangat senang sekali bisa datang ke Museum Mpu Tantular, ini bisa mengajarkan saya banyak hal tentang sejarah, dan di Pabrik Gula Krembung, saya jadi tahu bagaimana gula diproduksi.” jelasnya dengan penuh gembira. (ind/gun)
Editor : Guntur Irianto