SIDOARJO - Program makan bergizi gratis (MBG) masih terus berjalan di Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo terus mempersiapkan keperluannya agar bisa menjangkau seluruh sekolah di wilayahnya. Meski ada salah satu sekolah yang belum tersentuh program ini, salah satunya SDN Kedungpandan 1, Jabon, Sidoarjo.
Kepala SDN Kedungpandan 1, Sidoarjo, Danik Fida Yuliasih mengungkapkan, sekolah yang dipimpinnya belum pernah mendapatkan program MBG. Padahal, sekolahnya telah didata sejak sebelum Presiden Prabowo dilantik.
"Kami belum pernah sama sekali mendapatkan program makan bergizi gratis," ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo, Rabu, (5/2).
Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian kapan program tersebut akan diterima oleh sekolahnya. Dia menyebut, alasan yang diberikan adalah kesiapan dapur yang masih belum memadai.
"Katanya sih dapurnya yang belum siap, jadi yang sudah berjalan saat ini itu sample saja yang kebanyakan di kota," ujarnya.
Danik berharap program tersenut segera disalurkan ke sekolahnya. Pasalnya, banyak orang tua murid yang sudah melihat informasi tersebut di media sosial dan mempertanyakan langsung ke pihaknya
"Kami hanya bisa menjelaskan, kalau program tersebut merupakan kebijakan nasional, bukan program dari sekolah, tetapi kami juga masih menunggu kapan hadirnya (MBG, red) ke sekolah kami," terangnya.
Saat ini, SDN Kedungpandan 1 memiliki 176 siswa yang berhak menerima manfaat dari program tersebut. Namun, hingga kini, belum ada kejelasan mengenai kapan program MBG akan diterapkan di sekolahnya.
"Hingga detik ini, kami belum mengetahui kapan MBG akan sampai di sekolah kami," pintanya.
Sementara itu, Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati menegaskan, MBG adalah program nasional. Kendati demikian, Sidoarjo sudah bergerak dan melakukan uji coba dengan membagikan enam ribu paket makanan.
Fenny ingin, setelah masa uji coba selesai, seluruh sekolah dan siswa di Kota Delta bisa menikmati program tersebut. "Mudah-mudahan, saat sudah tidak uji coba lagi, semua sekolah, semua siswa mendapatkan makanan bergizi dan kondisi yang sehat serta bugar," katanya.
Untuk hari ini, Pemkab Sidoarjo juga mendapatkan bantuan dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Mereka turut berperan dalam mendistribusikan makanan bergizi ke beberapa sekolah.
Pada kesempatan ini, mereka telah memberikan 450 kotak makanan untuk tiga sekolah. Yakni MI Draussalam dan SDN Banjarasri di Tanggulangin serta SDN Kedungpandan di Jabon, Sidoarjo. "Kami akan terus berupaya memastikan agar seluruh siswa mendapatkan program MBG ini," tutupnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto