SIDOARJO - Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-79 dan menyongsong Maulid Nabi Muhammad SAW, Jam'iyah Annisa yang merupakan bagian dari struktur Takmir Masjid Nurul Huda Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi mengadakan acara besar yang terdiri dari khitanan massal, festival sholawat, dan bazar UMKM.
Acara itu bertujuan untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Ketua Yayasan Masjid Nurul Huda Ngampelsari, H. Agus Yunif Anwaruddin M.Pd menjelaskan, kegiatan merupakan bagian dari agenda Jam'iyah Annisa yang berada di bawah koordinasi kabid 2 selain kegiatan rutin seperti kajian ibu-ibu juga dilakukan secara berkala.
"Khitan massal pada hari ini diikuti oleh 19 anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk anak yatim dan duafa," ucapnya, Sabtu (31/8).
Selain khitan massal, acara juga menampilkan festival sholawat yang menghadirkan berbagai grup sholawat dari daerah sekitar. Serta bazar UMKM yang memberikan kesempatan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk mempromosikan produk mereka.
Agus berharap, kegiatan dapat menjadi acara rutin yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Khususnya terhadap anak-anak.
Masjid Nurul Huda juga memiliki prestasi yang membanggakan, yaitu pernah meraih Juara 2 kategori Masjid Jamik dan Juara 3 kategori Ramah Anak dalam Dewan Masjid Indonesia (DMI) Award 2022.
Prestasi itu menunjukkan komitmen masjid dalam melayani umat dan meningkatkan perannya di masyarakat.
"Tujuan utama dari khitan massal ini adalah untuk mempermudah akses khitan bagi anak-anak, terutama mereka yang mungkin mengalami kesulitan biaya," jelasnya.
"Setiap anak yang dikhitan juga mendapatkan paket sarung, baju koko, tas dan uang saku sebagai bentuk apresiasi dari donatur warga Desa Ngampelsari dan juga support dari BAZNAS," imbuhnya.
Dengan adanya acara itu, diharapkan masyarakat merasa terbantu dan mendapatkan manfaat. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi yang menguntungkan bagi semua pihak.
Pembinaan Yayasan Nurul Huda Ngampelsari, KH. Adim Drawito menekankan akan pentingnya kegiatan semacam itu sebagai upaya mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan di masa depan.
Dia berharap anak-anak yang mengikuti khitan massal akan tumbuh menjadi individu yang berguna bagi masyarakat, orang tua, dan negara, serta agama Islam.
"Melalui acara ini, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari keberadaan masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan agama, serta sebagai contoh yang baik untuk masjid-masjid lain di tingkat nasional," tutupnya. (nas/sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista