SIDOARJO - Warga RT 08/RW 02, Jalan Satria, Kelurahan Ketegan, Kecamatan Taman digemparkan dengan sosok sopir taksi online yang tewas di dalam mobilnya, Kamis (22/8) malam.
Berdasarkan identitasnya, korban adalah Abdul Aziz. Pria 46 tahun tersebut merupakan warga Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.
Sopir taksi online itu ditemukan tak bernyawa oleh warga setempat di kursi penumpang sebelah sopir. Korban mengemudikan mobil Daihatsu Ayla hitam nopol L 1643 ABE.
Kejadian bermula saat saksi Naniek Siti Juwariah memesan taksi online dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim dengan tujuan rumahnya yang berada di Jalan Satria, Taman.
Kebetulan, yang menerima orderan adalah korban. Korban akhirnya mengantar saksi menuju ke rumahnya, tiba-tiba ketika hendak sampai di tujuan, tepatnya di depan masjid wilayah Ketegan, korban mengentikan kendaraannya.
Dari situ, korban merasa tidak enak badan dan akhirnya muntah-muntah. Hanya beberapa menit, korban melanjutkan mengantar saksi ke rumahnya. Sesampainya di rumah saksi, korban dibuatkan teh hangat oleh saksi.
Namun, korban tidak meminumnya dan hanya menunggu di dalam mobil. Karena dirasa masih tidak enak badan, saksi meminta tolong kepada tetangganya, yakni Sujono, 46, untuk mengantarkan ke Puskesmas Taman.
Saat dikonfirmasi, Jumat (23/8), Kapolsek Taman Kompol Anggono Jaya mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Taman untuk mendapatkan perawatan. Setelah diperiksa, korban dinyatakan dalam kondisi baik dan diberi obat.
"Ketika perjalanan pulang dari puskesmas, korban masih sempat berbincang-bincang dengan warga yang mengantarkannya," ujarnya.
Namun, nahas, tiba-tiba tubuh korban menggigil dan sempat kejang saat di mobil. Setelah diperiksa oleh dokter, korban dinyatakan meninggal dunia saat di kursi penumpang mobil miliknya dengan kondisi berbaring.
"Kami langsung menuju ke TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk dilakukan visum," tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi. Diduga, korban meninggal dunia karena sakit.
"Masih dalam penyelidikan lebih lanjut," tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista