SIDOARJO - Pagar pembatas jembatan jalan overpass tol di Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran rusak usai dihantam badan truk. Meski tidak sampai jebol, pagar yang terbuat dari besi itu bengkok.
Salah seorang warga, Yudhi Ardian mengatakan, kerusakan yang terjadi sebenarnya sudah cukup lama. Akan tetapi belum ada perbaikan.
"Rusak karena kerobohan truk yang miring, tapi untung saja kuat pagar tidak sampai jebol," ucapnya.
Dia ingin pagar yang bengkok tersebut segera diperbaiki. Sebab dikhawatirkan, bila ada kejadian yang serupa, pagar besi pembatas tidak lagi kuat menahan beban.
"Berbahaya kalau jebol, apalagi besi rangkahnya sudah ada patah," jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUMSDA), Dwi Eko Saptono menjelaskan, untuk pemeliharaan merupakan ranah Jasa Marga. Kendati demikian, laporan kerusakan akan ia sampaikan agar segera diperbaiki.
Tidak hanya itu, Eko juga mengusulkan supaya overpass diperlebar. Karena jalanan tersebut terlalu sempit. Bahkan untuk lewat, roda empat harus bergantian.
"Kami usulkan tiga overpass yang diperlebar, yakni Sidokepung, Banjarpoh dan Sepande," jelasnya.
Sebenarnya, untuk overpass Sepande sudah direncanakan untuk diperlebar. Akan tetapi hingga saat ini tidak ada kejelasan.
Oleh karena itu, pihaknya akan kembali mencoba mengusulkan terhadap pelebaran tiga overpass. Guna mengatasi kemacetan di tiga jalan yang sempit dengan kepadatan lalu lintas yang luar biasa. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista