SIDOARJO - Dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sidoarjo bebas stunting, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menggelar Intervensi Serentak Pencegahan Stunting. Program ini mengajak seluruh masyarakat, khususnya bayi, balita, ibu hamil, dan calon pengantin untuk aktif dalam kegiatan Posyandu di wilayah masing-masing.
Intervensi Serentak Pencegahan Stunting ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Stunting, kondisi dimana anak mengalami keterlambatan pertumbuhan fisik dan kognitif, dapat berakibat fatal bagi masa depan anak.
Anak yang mengalami stunting berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti kecerdasan yang rendah, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan produktivitas yang rendah di masa depan.
Intervensi serentak ini direncanakan akan dilaksanakan sebulan penuh dari 1 hingga 30 Juni 2024. sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan itu adalah terlaksananya pendataan, penimbangan, pengukuran, identifikasi masalah gizi pada seluruh calon pengantin, ibu hamil dan balita se-Sidoarjo serta intervensi gizi dan kesehatan pada sasaran yang bermasalah.
Melalui program ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo ingin memastikan bahwa seluruh bayi, balita, ibu hamil, dan calon pengantin di Kabupaten Sidoarjo mendapatkan akses yang mudah terhadap layanan kesehatan dan edukasi tentang stunting. Di Posyandu, mereka dapat mengukur pertumbuhan dan perkembangan anak, mendapatkan imunisasi, vitamin, dan konsultasi kesehatan secara gratis.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina menyampaikan, Intervensi Serentak Pencegahan Stunting ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Sidoarjo Zero Stunting. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini dengan membawa bayi, balita, ibu hamil, dan calon pengantin ke Posyandu terdekat,” ujarnya.
Dia menambahkan,generasi penerus bangsa berhak untuk tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Dengan bersama-sama mencegah stunting, maka dapat memberikan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Sidoarjo. (nis)
Editor : Annisa Firdausi