SIDOARJO - Meski belum tuntas, keindahan mural di FO Aloha Sidoarjo sudah menarik perhatian banyak orang. Dalam waktu dekat, kreasi itu bakal segera tuntas.
Untuk mengerjakan mural tersebut, Nana Masruri tidak sendiri. Dia dibantu teman satu timnya.
Pria yang akrab disapa Rury itu mengaku, mengerjakan mural FO Aloha bersama timnya yang terdiri dari 6 muralis dan 4 tim scaffolding. Mereka merupakan teman-teman sesama seniman. Berasal dari berbagai daerah seperti Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya.
Tim itu mengerjakan mural FO Aloha selama 50 hari. Ditarget pada 20 April mendatang sudah tuntas.
"Ada dua tema mural FO Aloha, yaitu tema hutan kota dan Sidoarjo culture," paparnya.
Makna dari mural tersebut sesuai dengan temanya. Hutan kota menggambarkan rimbunnya susunan daun, sedangkan Sidoarjo culture menampilkan berbagai ikon dan budaya yang ada di Sidoarjo. Seperti bandeng, udang, Tari Banjar Kemuning, dan Candi Pari.
Rury berharap mural FO Aloha dapat memberikan terobosan baru bagi Sidoarjo. Juga menjadi ikon kota yang dikenal oleh seluruh Indonesia.
"Semoga mural FO Aloha menjadi karakter kota Sidoarjo yang baru," tuturnya.
Untuk menjaga mural agar tetap terawat, diperlukan kesadaran dari semua pihak, terutama warga Sidoarjo. Dia berharap mural tidak dirusak oleh tangan-tangan jahil.
Diperlukan juga pengawasan dari seluruh warga Sidoarjo yang lewat maupun yang berada di sekitar FO Aloha. (nis)
Editor : Annisa Firdausi