SIDOARJO - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sidoarjo bagikan takjil berupa nasi kotak di Jalan Ponti. Masyarakat semakin antusias ketika kegiatan bagi takjil itu dimeriahkan oleh aksi barongsai.
Sebanyak 500 paket nasi kotak dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan cermin daripada solidaritas lintas agama.
Ketua Barongsai Dharma Bhakti, Julius mengatakan, pihaknya ingin memperlihatkan kerukunan antarumat beragama. Dengan berbagai takjil disertai hiburan barongsai.
"Ini kami bagi-bagikan takjil ke masyarakat muslim di jalanan, dikemas dengan hiburan barongsai," ucapnya.
Julius menyebut jika bagi-bagi takjil dengan barongsai adalah pertama kali yang dilakukan oleh pihaknya. Sehingga ia merasa sangat senang dapat berbagi tanpa menyembunyikan identitas ras.
"Kalau untuk bagi-bagi takjil biasa PSMTI Sidoarjo sudah sering dan kalau dengan barongsai ini pertama kalinya," ungkapnya.
Baginya hal tersebut merupakan simbol dari PMSTI Sidoarjo dan penganut Khonghucu untuk selalu menjaga toleransi antarsesama. Tidak perlu memandang perbedaan agama, ras dan suku.
"Harapan kami ini menjadi titik toleransi antarumat beragama dan etnis di Sidoarjo," harapnya.
Sementara itu, warga Sukodono, Yudha Maulana mengaku senang mendapatkan takjil. Ditambah adanya hiburan barongsai jadi sambil adzan Maghrib.
"Senang, sambil ngabuburit bareng anak di sini," ungkapnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista