Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Siswa SMAN 1 Sidoarjo Korban Tewas Laka Bus di Tol Dikenal Rajin Salat, Ini Cita-Citanya

Diky Putra Sansiri • Sabtu, 20 Januari 2024 | 02:04 WIB

 

DUKA: Proses pemakaman siswa Nabil Asfa Putra Dyah Cipta. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
DUKA: Proses pemakaman siswa Nabil Asfa Putra Dyah Cipta. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Isak tangis menyelimuti prosesi pemakaman Nabil Azfa Putra Diyah Cipta. Siswa kelas 12/4 di SMAN 1 Sidoarjo itu tewas dalam insiden kecelakaan maut tersebut.

Korban merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Mobil jenazah tiba di rumah duka yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Desa Pucang, Kecamatan Sidoarjo pada Jumat (19/1) sekitar pukul 07.00.

Teman sekolah korban serta tetangga dan Kapolsek Candi beserta jajarannya tampak ikut melepas dan mengiringi jenazah ke pemakaman usai disalatkan di rumah duka.

Usai prosesi pemakaman, Kapolsek Candi Kompol Eka Anggriana mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya Nabil.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya anak kandung anggota kami, atas nama Aiptu Sucipto, anggota Unit Patroli Polsek Candi," ucapnya.

Korban dikenal sebagai anak yang pendiam dan baik hati oleh teman sekolahnya.

Jenazah dimakamkan di Makam Islam, Kelurahan Pucang yang lokasinya tak jauh dari rumah duka.

Suara isak tangis mulai terdengar ketika jenazah diangkat ke tempat peristirahatan terakhirnya sekitar pukul 10.30. Raut kesedihan tak bisa disembunyikan oleh ayahanda korban usai pemakaman.

Sementara itu, salah satu teman korban, Ilham Ramadani tidak menyangka terjadi kecelakaan dan membuat temannya harus meninggal. Padahal sebelumnya ia masih seru-seruan dan makan bareng.

"Dengan dia (Nabil, red) kita masih ngobrol, bercanda-bercanda bareng, tak tanyain juga masih enak ngobrolnya, waktu perjalanan pulang sampai tol ternyata terjadi peristiwa tersebut," ungkapnya sembari menahan duka di area pemakaman Pucang.

Ilham menyebut bahwa Nabil merupakan sosok yang ramah dan pendiam. Karena sikap tersebut almarhum disukai banyak teman-teman.

"Nabil juga pengurus OSIS dulu kan, jadi orangnya terkenal, rajin, dia suka olahraga badminton, jogging juga," ujarnya.

Selain itu almarhum juga termasuk orang sholeh. Ia tak sekalipun meninggalkan salat dan ibadahnya selalu tepat waktu.

"Kalau sudah di masjid dia itu kalau ibadah lama, salat dan ibadahnya nggak pernah ketinggalan," katanya.

Almarhum juga termasuk siswa yang berprestasi. Dia selalu mendapatkan rangking teratas di sekolah. Sehingga tak sedikit teman-temannya yang menganggap dirinya sebagai siswa inspiratif.

Sebenarnya almarhum berencana akan masuk Akademi Kepolisian (Akpol) seusai lulus sekolah. Badannya yang besar dan tinggi dinilai sudah siap meraih salah satu mimpinya tersebut.

"Dia sudah siap ke Akpol, malah belum lulus harus berpulang lebih dulu," ucapnya. (dik/sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Kecelakaan #SMAN 1 #duka #Bus #Siswa #salat #Tewas