SIDOARJO - Tahun baru Islam 1 Muharam 1445 Hijriah merupakan salah satu hari yang ditunggu-tunggu umat Islam. Waktu tersebut biasa digunakan untuk banyak berdoa. Tidak hanya itu, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan ziarah wali. Seperti di Makam Aulia Sono, yang berlokasi di Guspujat Optronik II Puspalad Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran.
Makam yang baru saja direvitalisasi ramai dikunjungi peziarah. Tidak hanya dari Sidoarjo, tapi juga dari luar daerah, Rabu, (19/7).
Salah satunya peziarah dari Surabaya, Rofiq. Ia bersama rombongan sudah lama merencanakan berziarah di makam tersebut. Sebab di sana terdapat makam guru KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
"Saya ke sini (Makam Aulia Sono, red) baru sekali diajak teman-teman," ucapnya.
Meski pertama kali, dirinya senang bisa berkunjung ke makam tersebut.
Begitu juga peziarah asal Dusun Sono, Kholil mengatakan, ia sangat sering berkunjung. Selama satu bulan ia bisa datang empat hingga lima kali.
"Untuk mencari keberkahan Mas," ujarnya.
Di komplek makam, terdapat lima makam utama yang dihormati masyarakat. Yaitu makam pendiri Pondok Pesantren Sono, Buduran, KH Muhayyin, Hj Asfiyah (istri KH Muhayyin), KH Abu Mansur (Putra), KH Zarkasyi (Putra), KH Said (Cucu), KH Maksum (cicit). (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista