Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor memantau langsung proses pengerjaannya, Selasa (14/2). Dengan menggunakan motor, ia bersama beberapa kepala dinas terkait melakukan sidak mengecek pengerjaan FR. Mulai ruas Waru sampai Buduran.
"Saya cek ini sudah on progres, akan selesai pas di 18 Maret (FR segmen Delta Sari-Lingkar Timur), tinggal pernik-pernik kecil terutama masalah utilitas yang masih ada di tengah-tengah seperti tiang listrik yang harus dipindah," ucapnya usai sidak.
Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu menambahkan, secara keseluruhan progres pembangunan FR Waru-Buduran berjalan dengan baik. Mulai dari Aloha Waru sampai Delta Sari juga sudah tersambung. Meski sementara ini masih terputus oleh pengerjaan Flyover Aloha.
Selanjutnya, Gus Muhdlor bersama jajarannya akan memastikan pembangunannya terus berjalan. Di tahun 2023 ini, pembangunan FR mulai Waru sampai Aloha diharapkan dapat selesai. Meski ada kendala pada lahan makam yang perlu dipindahkan, namun ia pastikan sudah ada kesepakatan pemindahannya. Bahkan beberapa waktu lalu sudah dilakukan pemindahan beberapa jenazah di lahan pengganti. Namun tidak dilanjutkan dikarenakan hujan.
"Tugasnya bupati beserta jajaran memastikan di tahun 2023 antara Waru sampai dengan Aloha nyambung dulu, Waru sampai Aloha ini kendalanya ada sedikit di makam, Insya Allah segera tuntas, sudah ada koordinasi dengan pak Kades Waru dan camat," sampainya.
Gus Muhdlor juga pastikan tahun 2024, pembangunan FR Waru-Buduran akan selesai keseluruhannya. Mulai dari Korem 084 Bhaskara Jaya sampai Delta Sari maupun dari Delta Sari sampai Lingkar Timur serta dari Lingkar Timur sampai Buduran. Ia yakin dapat selesai di tahun depan meski masih ada kendala pada pengadaan lahannya.
Dia menegaskan, pembangunan FR juga akan dilakukan di sisi barat jalan protokol. Pembangunan FR di dua sisi jalan itu sudah menjadi pemikirannya. Bahkan langkah itu sudah dimulainya. Ia sudah mengajukan tukar guling antara RS Mitra Keluarga dengan Pemkab Sidoarjo. Begitu pula dengan lahan milik BKN Kantor Regional II Surabaya. Sudah ada koordinasi. Namun fokus pembangunannya setelah pembangunan FR sisi timur tuntas.
"Kalau frontage road di sisi timur selesai, maka sudah harus dipikirkan di baratnya jalan, ini yang harus kita pikirkan dan menjadi grand desain Pemkab Sidoarjo sekian tahun ke depan," terangnya. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista