Dari pantauan Radar Sidoarjo, Minggu (30/10) pengerjaan proyek itu juga tengah berlangsung. Jalan itu telah dikeruk. Pekerja juga tengah menyiapkan saluran air di lokasi. Selain itu, belokan di bawah eks tol juga diperlebar.
Pemkab juga telah menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk proyek tersebut. Nilainya mencapai Rp 3,5 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengungkapkan, sebelum dilebarkan, tikungan di bawah eks tol itu hanya sekitar 5 meter. Akibatnya kendaraan besar akan kesulitan untuk berbelok. “Kami lebarkan hingga menjadi sekitar 9 meter. Jadi kendaraan besar lebih mudah bermanuver,” tuturnya.
Jalan itu merupakan salah satu akses utama menuju Wisata Bahari Tlocor. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan salah satu ikon pariwisata milik Sidoarjo itu bisa meningkat. Dengan jalan yang lebih lebar dan tinggi, wisatawan dapat melintas menggunakan kendaraan besar. Misalnya bus.
Selain itu, jalur tersebut juga menuju ke Kawasan Industri Sidoarjo (KIS) di Jabon yang kini tengah dikembangkan. Pelebaran jalan akan membantu kendaraan besar menuju pabrik yang ada di kawasan tersebut. Termasuk truk muat material urukan.
Dwi Eko menambahkan, rencananya tahun depan jalan raya menuju Tlocor itu juga bakal dilebarkan. Saat ini pihaknya juga masih berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas terkait planning itu. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista