Hingga saat ini ada sekitar 57 ribu penduduk yang tinggal di Jabon. Sedangkan jumlah penduduk paling banyak ada di Kecamatan Taman dengan 209 ribu orang, Sidoarjo 204 ribu orang, dan Waru 201 ribu orang.
Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo Tarkir Erdianto mengatakan, pemerataan penduduk memang perlu dilakukan. Sehingga suatu wilayah tidak terlalu padat. Itu nanti akan menimbulkan masalah. "Seperti adanya wilayah kumuh," katanya.
Untuk itu, pemerintah perlu mengatur agar pengembangan daerah bisa merata ke wilayah lain. Dengan penambahan fasilitas dan infrastruktur di kecamatan minim penduduk, maka bisa terjadi pergeseran penduduk dari wilayah padat ke wilayah sepi.
Di Jabon, tahun ini KIS akan mulai beroperasi. Sesuai dengan kesepakatan dengan Pemkab Sidoarjo, 60 persen kebutuhan tenaga kerja akan diisi oleh warga Jabon. Peluang ini tentu akan membuat masyarakat tertarik.
Dengan adanya kesempatan itu, pihaknya berharap pemkab bisa memperhatikan fasilitas dan infrastruktur lain di Jabon. "Ditambah atau dilengkapi, sehingga penduduk nyaman," imbuhnya.
Baik dari kualitas jalan, adanya fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pusat kuliner dan kebutuhan sehari-hari. Adanya KIS bisa membuka lapangan kerja lain. Perekonomian masyarakat di sekitar pun bisa meningkat. "Pemkab harus siap mengakomodir kebutuhan rakyatnya," pungkasnya. (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista