Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Gangguan Internet dan Listrik Padam Warnai Pelaksanaan ANBK

Vega Dwi Arista • Selasa, 16 November 2021 | 02:25 WIB
KUALITAS SEKOLAH: Siswa-siswi kelas 5 SD di Sidoarjo serius mengerjakan soal ANBK, kemarin (15/11). (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)
KUALITAS SEKOLAH: Siswa-siswi kelas 5 SD di Sidoarjo serius mengerjakan soal ANBK, kemarin (15/11). (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Sebanyak 569 SD/MI sederajat di Sidoarjo mulai menjalani Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Senin (15/11). Di hari pertama pelaksanaan, ANBK berjalan kondusif. Namun ada sedikit kendala jaringan internet dan listrik padam.

Kasi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo Bambang Irawan mengatakan, ANBK di SDN Boro Tanggulangin harus diulang. "Belum selesai mengerjakan. Internet terganggu. Akan kita ikutkan ANBK gelombang berikutnya. Pekan depan," katanya.

Tidak hanya itu, gangguan listrik padam terjadi di Kecamatan Sedati. "Untung saja terjadi beberapa menit sebelum ANBK. Ketika berjalan, Alhamdulillah lancar sampai selesai," urainya.

Bambang mengungkapkan, ANBK jenjang SD ini hanya diikuti siswa di kelas 5 sebanyak 30 orang. Dengan cadangan 5 siswa bila berhalangan hadir karena sakit. Mereka itu dipilih secara acak dari Kemendikbud.

Sedangkan pelaksanaannya dibagi empat gelombang. Gelombang 1 dan 2 digelar Senin (15/11) hingga Kamis (18/11) mendatang. Sedangkan gelombang 3 dan 4 digelar Senin (22/11) hingga Kamis (25/11).

Materi yang diujikan berkaitan dengan literasi membaca, survei karakter, numerasi dan survei lingkungan. Sebelumnya pada Oktober siswa SD mulai mengikuti simulasi ANBK.

ANBK ini juga diikuti siswa SD terluar. Yakni SDN Kupang 4, diwakilkan satu siswa. "Kelas 5 cuma satu siswa. Dia mengerjakan di SMKN Jabon," jelasnya.

Kemudian sebanyak enam siswa kelas 5 SDN Sawohan 2 melaksanakan ujian di SMPN 1 Buduran. "SDN Gebang 2 tidak ada siswa kelas 5," jabarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispendikbud Sidoarjo Bambang Eko Wiroyudho menyebut ANBK di Sidoarjo baru digelar tahun ini. Harapannya, siswa bisa mengikuti dengan tertib dan mengikuti seluruh prosesnya. "Hasilnya bisa optimal. Sebab, hasil ANBK untuk mengetahui mutu tiap sekolah," pungkasnya. (rpp/vga)

  Editor : Vega Dwi Arista
#Internet #ANBK #Dispendikbud Sidoarjo