Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dikenal Humble, Cak Nur Dinilai Konsisten Selesaikan Tugas

Nofilawati Anisa • Minggu, 23 Agustus 2020 | 06:15 WIB
PEMIMPIN: Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) bersama Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dalam sebuah kesempatan. (ISTIMEWA)
PEMIMPIN: Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) bersama Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dalam sebuah kesempatan. (ISTIMEWA)
SIDOARJO - Gubernur JawaTimur Khofifah Indar Parawansa mengenal Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin sebagai sosok pekerja keras. Pria yang akrab disapa Cak Nur itu juga tidak pernah mengeluh. “Almarhum tipe pejabat yang tidak pernah banyak bicara, namun secara konsisten mampu menyelesaikan seluruh tugasnya dengan baik,” kata Khofifah, Sabtu (22/8).

Jenazah Cak Nur dimakamkan di pemakaman umum Desa Janti, Waru, Sabtu petang. Ratusan pelayat mengantarkan pria yang dikenal humble itu. "Karakter beliau kalau ada pekerjaan penuh tanggung jawab, bahkan sampai ke bagian teknis. Beliau selalu ingin terjun langsung," kata sahabat karib Nur Ahmad Syaifuddin, M. Suwarno.

Saat tiba di pemakaman, lima orang dengan berpakaiam APD lengkap membawa peti jenazah Cak Nur menuju liang lahat. Selain itu, puluhan Banser terlihat berjaga di depan pintu masuk makam. Tidak semua pelayat diizinkan masuk. Hanya kolega, sahabat, dan keluarga dekat.

Prosesi pemakaman itu dilakukan dengan protokol kesehatan. Peti jenazah diturunkan ke dalam liang lahat. Terdengar satu orang mengumandangkan azan. "Beliau di NU sejak masa sekolah, dari IPNU, Ansor, Banser hingga Pagar Nusa, sewaktu di Banser, almarhum memang dikenal baik," kenang Suwarno, sahabat Cak Nur di Banser.

Usai azan, makam Cak Nur ditutup dengan tanah. Isak tangis nampak mengucur di pipi para koleganya. Tak hanya itu, salah satu tokoh agama yang bertugas membaca doa juga terlihat terbata-bata, seakan tak kuasa menahan rasa sedih. Sahabat dekat Cak Nur di Banser dan Pagar Nusa menabur bunga.

Ratusan pengantar jenazah nampak khusyuk berdoa. Sahabat Cak Nur yang lain, M. Tujianto mengaku, sangat terpukul dan tak menyangka jika sahabatnya di Pagar Nusa itu telah tiada. "Cak Nur itu pernah menjabat Ketua Cabang Pagar Nusa dua periode, yang paling saya ingat waktu ada penggulingan Gus Dur, di Jakarta, tahun 2000. Beliau terdepan sama saya," kenangnya. (far/opi) Editor : Nofilawati Anisa
#Plt Bupati Sidoarjo Meninggal #Cak Nur Dikenal Humble #Di Mata Sahabat