Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dari Hobi Jadi Bisnis, Budi Daya Ikan Guppy hingga Ekspor ke Vietnam

Vega Dwi Arista • Rabu, 10 Mei 2023 | 01:06 WIB
ZIARAH: Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf (kiri) saat menabur bunga bersama Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
ZIARAH: Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf (kiri) saat menabur bunga bersama Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
Ekspor Ikan

Budi Daya ikan hias jenis guppy telah menjadi sumber penghasilan yang menguntungkan bagi Iwan Kurniawan. Warga Desa Kebakalan, Kecamatan Porong itu mampu meraup keuntungan hingga Rp 9 juta per bulan. Bahkan ikan hasil budidayanya telah berhasil diekspor ke Singapura dan Vietnam.

Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo

Sebelumnya, Iwan adalah seorang programmer komputer yang berprofesi di bidang teknologi. Namun, ketertarikannya pada ikan guppy dan peluang bisnisnya memicu perubahan profesi yang cukup berani. Iwan bercerita bahwa dia mulai tertarik pada ikan hias guppy sejak 2015. “Saat itu saya melihat keindahan ikan kecil berwarna cantik yang hidup damai dengan jumlah yang banyak,” katanya.

Setelah melakukan riset dan mempelajari prospek bisnisnya, Iwan memutuskan untuk membeli 3 pasang indukan guppy jenis Albino Full Red seharga Rp 350 ribu. Dalam waktu satu bulan, upaya ternakannya menghasilkan ratusan ekor ikan Guppy. Kemudian Iwan menjualnya per paket sebagai permulaan bisnis.

Kini, bisnis yang dijalankan Iwan terus berkembang dan makin banyak diminati orang. Bahkan tidak hanya di Indonesia tetapi juga dari luar negeri. Seperti Singapura dan Vietnam.

Menurut dia, ikan guppy diminati karena keindahan ekor dan warnanya yang bervariasi serta perawatannya yang mudah. “Ikan ini sangat cocok ditempatkan di dalam akuarium sebagai hiasan ruangan,” ujarnya.

Di rumahnya ada lebih dari 40 jenis ikan Guppy yang merupakan hasil persilangan berada di akuarium milik Iwan. Masing-masing jenis ikan Guppy juga memiliki harga yang bervariasi. Mulai dari yang paling murah seharga Rp 100 ribu per pasang hingga yang paling mahal yaitu jenis albino king koi red ear seharga Rp 2,5 juta.

Dari kisah sukses Iwan Kurniawan, terbukti bahwa peluang bisnis di bidang peternakan ikan hias guppy sangat menjanjikan. Dalam bisnis ini, kesabaran dan ketekunan dalam merawat ikan guppy akan membawa keuntungan yang besar bagi para peternaknya. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Ikan Guppy #Budi Daya #Ekspor