Pandemi jangan jadi alasan untuk bermalas-malasan. Tunjukkan kemampuan dan berprestasi sekuat tenaga untuk meraih hasil terbaik. Seperti halnya siswa-siswi SMK ini. Berhasil memborong juara karate internasional
Rizky Putri Pratimi, Wartawan Radar Sidoarjo
International Virtual Karate Championship ‘Rector Cup Esa Unggul University’ 2021 belum lama digelar. Lima siswa SMK swasta di kawasan Buduran memborong sejumlah medali.
Leni Gustina Aprilia kelas XI jurusan Perbankan dan Keuangan Mikro) sebagai juara pertama, Nur Syaifullah kelas XI Teknik Komputer Jaringan menyandang juara dua. Sementara Dinda Aldila kelas XI jurusan Multimedia, Cindy Nur XI jurusan Multimedia dan M Bagus kelas XI jurusan Teknik Mekatronika menyabet juara tiga pada kejuaraan internasional secara virtual itu.
Peraih juara 1 Karate Kata Perorangan, Leni Gustina Aprilia mengaku kunci keberhasilannya yakni rajin berlatih. Dirinya senang bisa mengalahkan lawan dari berbagai negara.
”Mereka dari India, Maroko, dan Philipina. Dengan kemenangan ini, kami akan lebih serius untuk berlatih lagi,” janjinya.
Sang pelatih, Slamet Hariyadi menambahkan, proses pembinaan dan pelatihan dimulai dari dasar. Pelatihan dasar itu dilakukan selama dua bulan. Setelah itu baru bisa meningkat ke pelatihan professional. Yakni, dengan gerakan Kata.
“Gerakan Kata inilah untuk menunjang berbagai macam lomba. Apalagi yang dilakukan secara virtual sangat bisa sekali. Yang belum boleh saat ini lomba Karate Komite, yakni tanding satu lawan satu. Karena kondisinya masih pandemi,” jelasnya.
Menurut Slamet, pelatihan di kelas Kata ini juga cukup sulit karena harus menghafal setiap detail gerakannya. Jadi sangat beda dengan Komite, karena sistemnya menggunakan reflek.
”Setiap pukulan pasti ada tangkisan, juga sebaliknya. Jadi kalau Komite itu petarung, sedangkan Kata menggunakn insting, identik dengan pikiran atau hafalan. Makanya lebih fokus di kelas Kata,” terang Slamet. (*/vga)
Editor : Vega Dwi Arista