RADAR SIDOARJO - Penumpang Kereta Api (KA) keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Sidoarjo diprediksi bakal melonjak saat mudik Lebaran tahun ini. Oleh karena itu, KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan KA tambahan.
KAI Daops 8 Surabaya sudah mengoperasikan KA tambahan untuk arus mudik lebaran. Sementara ini KA tambahan sudah dioperasikan untuk Kereta Api Mutiara Timur jurusan Stasiun Sidoarjo-Stasiun Ketapang Banyuwangi dan sebaliknya.
"KA Mutiara Timur tambahan akan beroperasi malam hari keberangkatan dari Stasiun Sidoarjo pada pukul 22.23 dan tiba di Stasiun Ketapang pada pukul 03.40," ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Rabu (19/3).
Luqman mengungkapkan, sebaliknya, keberangkatan dari Stasiun Ketapang pukul 08.40 dan tiba di Stasiun Sidoarjo pukul 14.08. KA Mutiara Timur tambahan ini memiliki jumlah kapasitas 300 tempat duduk penumpang di kelas eksekutif.
"Tambahan relasi Sidoarjo-Ketapang akan berlaku mulai 21 Maret sampai 11 April 2025. Ini sebagai bentuk layanan KAI untuk mengakomodir serta memberikan pilihan jadwal perjalanan KA bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan tujuan Jember serta Banyuwangi," tuturnya.
Selain itu, yang tak kalah menarik, dirangkaian Kereta Api Mutiara Timur tambahan ini juga disisipi gerbong panoramic dengan kapasitas tempat duduk 38 penumpang. Namun, bagi para penumpang yang melakukan perjalanan dengan gerbong panoramic ini akan merasakan sensasi yang berbeda.
Penumpang dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih istimewa berkat fasilitas eksklusif yang ditawarkan. Layanan ini tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga pengalaman baru dengan jendela luas dan sunroof, serta layanan free flow beverages.
"Harapannya dengan pengoperasian KA tambahan ini dapat menambah kapasitas tempat duduk, terutama pada momentum mudik lebaran 2025. KAI Daops 8 Surabaya terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan bagi pelanggan," tandasnya. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto