RADAR SIDOARJO - Deltras Sidoarjo berhasil menaklukkan Persiku Kudus dengan skor dramatis 4-2 pada laga Grup B Pegadaian Championship di Stadion Wergu Wetan, Minggu (28/12) sore.
Sempat tertinggal, The Lobster bangkit di babak kedua dan mengunci kemenangan lewat dua gol krusial di menit-menit akhir.
Tambahan tiga poin ini membawa Deltras FC merangsek ke peringkat empat klasemen sementara Grup B dengan koleksi 21 poin dari 13 pertandingan.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin menempatkan Persiku Kudus dalam ancaman serius zona degradasi.
Sejak peluit awal dibunyikan, Deltras FC tampil agresif. Baru satu menit laga berjalan, kesalahan antisipasi Tri Oka hampir berujung gol, namun sepakan Ryan Lopes masih melambung di atas mistar gawang Persiku.
Tekanan tersebut berbuah hasil cepat. Pada menit ke-7, umpan silang Ryan Lopes dari sisi kiri disambut tandukan Neville Tengeg yang tak mampu dibendung kiper Nuri Agus. Deltras unggul lebih dulu 0-1.
Tertinggal, Persiku Kudus perlahan bangkit. Mengandalkan Igor Henrique sebagai target man, Macan Muria mendapat peluang emas setelah Dheo Budi dijatuhkan Sulthon Fajar di kotak penalti pada menit ke-26. Usai meninjau VAR, wasit menunjuk titik putih. Igor Henrique sukses mengeksekusi penalti dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Persiku. Tekanan berlanjut hingga akhirnya berbuah gol kedua pada menit ke-39. Umpan direct Sandi Sute dari lini tengah disundul Igor Henrique ke pojok gawang Deltras FC, membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Gol itu sekaligus menegaskan ketajaman Igor Henrique yang kini telah mengoleksi 12 gol sepanjang musim Pegadaian Championship.
Deltras nyaris menyamakan skor jelang turun minum. Pada menit 45+3, sundulan Neville Tengeg dari situasi sepak pojok memaksa Nuri Agus melakukan penyelamatan gemilang.
Memasuki babak kedua, Deltras FC tampil jauh lebih agresif. Gol Taufan Hidayat di menit ke-48 sempat membuat publik tuan rumah terdiam, namun dianulir wasit karena posisi offside.
Persiku juga mendapat peluang emas lewat tendangan akrobatik Khoirul Anam pada menit ke-56, tetapi kiper Deltras masih sigap mengamankan bola.
Saat Persiku terlihat cukup dominan, Deltras justru mampu mencuri gol penyeimbang. Pada menit ke-75, Muhammad Irman yang baru masuk memanfaatkan umpan terobosan Ryan Lopes. Meski tembakan pertamanya ditepis, Irman sukses menyambar bola rebound untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Petaka bagi Persiku datang di menit ke-88. Penetrasi Kakareda berujung pelanggaran Sri Alberto Nino di kotak penalti. Muhammad Idris yang maju sebagai algojo dengan tenang mengeksekusi penalti dan membawa Deltras FC berbalik unggul 2-3.
Kemenangan Deltras FC dipastikan pada menit 90+9 melalui serangan balik cepat. Taufan Hidayat mencetak gol penutup yang mengunci skor akhir 2-4 untuk tim tamu.
Hasil ini identik dengan pertemuan pertama kedua tim di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Persiku Kudus pun semakin terpuruk di peringkat delapan dengan delapan poin dari 13 laga, sementara Deltras FC kian percaya diri menatap persaingan papan atas Grup B. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista