RADAR SIDOARJO - Kebersamaan dan semangat maritim terasa kental di lingkungan SMK Negeri 3 Buduran, Sidoarjo. Sekolah kejuruan berbasis perkapalan itu merayakan Dies Natalis ke-36 yang dikemas dalam kegiatan Paskapal Vol 3, Rabu (17/12).
Momentum ini tak sekadar seremoni ulang tahun, tetapi juga menjadi ajang menumbuhkan disiplin, kerja sama, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebersamaan bagi seluruh warga sekolah.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh dewan guru, siswa, alumni, serta berbagai stakeholder. Mengusung tema “Sekolahku adalah Rumahku”, perayaan Dies Natalis kali ini diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki dan kebanggaan terhadap SMKN 3 Buduran.
Kepala SMKN 3 Buduran Rahadi Supratikto, M.Pd, mengatakan, mengibaratkan perjalanan sekolahnya seperti sebuah kapal yang telah lama berlayar mengarungi samudra.
“Kita semua yang ada di sini sudah 36 tahun. Ibarat sebuah kapal, kita sudah mengarungi banyak samudra dengan berbagai macam gelombang dan pernak-pernik yang ada di lembaga ini. Semua itu adalah kebersamaan dan keberhasilan anak-anak didik kita,” ujarnya.
Rahadi menuturkan, sejak era 1990-an hingga saat ini, alumni SMKN 3 Buduran, khususnya dari bidang perkapalan, telah banyak berkiprah di berbagai sektor strategis.
“Alumni perkapalan sudah banyak yang menduduki posisi di pemerintah daerah, pemerintah pusat, kedinasan, ada yang menjadi pengusaha, dan banyak juga yang sukses di bidangnya masing-masing. Basis SMKN 3 Buduran adalah perkapalan, mereka ada di dunia maritim,” jelasnya.
Terkait tema perayaan, ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang nyaman layaknya rumah bagi peserta didik.
“Rumah itu adalah tempat pendidikan terbaik. Kalau di rumah ada orang tua, maka di sekolah ada bapak dan ibu guru sebagai orang tua anak-anak didik. Lingkungan punya pengaruh besar terhadap kesuksesan mereka. Karena itu, sekolah harus menjadi rumah yang nyaman agar anak-anak dapat menjalani proses menuju kesuksesan,” tegasnya.
Ia pun berpesan kepada para siswa dan alumni agar senantiasa membawa nama baik almamater di mana pun berada.
“Dimanapun kalian berlabuh, baik di dunia kerja, industri, maupun studi lanjut, jangan lupa bahwa kita adalah bagian dari lembaga besar SMKN 3 Buduran. Dengan semboyan SMK Bisa, SMK Hebat, arek-arek perkapalan jaya,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Achmad Baidlowi menyampaikan, Paskapal Vol 3 telah digelar tiga tahun berturut-turut, sebuah rekor tersendiri bagi SMKN 3 Buduran.
“Selama tiga tahun ini Paskapal Vol 3 berjalan berturut-turut. Padahal sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan dua tahun sekali, bahkan pernah tiga tahun sekali. Saat pandemi Covid-19 kita sempat vakum, dan alhamdulillah sekarang bisa bangkit kembali,” ujarnya.
Menurutnya, Paskapal Vol 3 bertujuan untuk mempererat komunikasi dan persaudaraan antarsiswa, sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat terpendam.
“Tujuannya adalah menjalin kerja sama, komunikasi, dan persaudaraan antar siswa, sekaligus sebagai ujung tombak pengembangan bakat anak-anak yang selama ini belum terlihat,” jelasnya.
Ia menambahkan, tema “Sekolahku adalah Rumah Keduaku” menegaskan bahwa sekolah merupakan milik bersama yang harus dijaga dan dibesarkan bersama.
“Sekolah ini adalah rumah kita bersama. Kalau kita jaga bersama, maka kesuksesan juga akan kita raih bersama,” katanya.
Dalam perayaan tersebut, berbagai penampilan ditampilkan oleh organisasi dan ekstrakurikuler sekolah, mulai dari penegak disiplin sekolah, Paskibraka, seni tari, band, paduan suara, foski, banjari, Pramuka hingga hiburan lainnya yang memeriahkan acara.
"Harapan kami, Paskapal Vol 3 bisa terus berlanjut setiap tahun dan mampu menumbuhkan minat serta bakat anak-anak yang selama ini belum diketahui,” tandasnya. (nas/dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista