Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Implementasikan Kurikulum Merdeka, SMP Negeri 1 Krembung Sidoarjo Gelar Workshop Akselerasi Digitalisasi Pendidikan

M Saiful Rohman • Kamis, 8 Agustus 2024 | 01:36 WIB
WORKSHOP: Guru SMP Negeri 1 Krembung mengikuti Workshop Akselerasi Digitalisasi Pendidikan.
WORKSHOP: Guru SMP Negeri 1 Krembung mengikuti Workshop Akselerasi Digitalisasi Pendidikan.

SIDOARJO - SMP Negeri 1 Krembung (Spensakre) menggelar workshop akselerasi digitalisasi pendidikan. Kegiatan yang digelar, Selasa (6/8) tersebut merupakan implementasi dari kurikulum merdeka.

Selain itu, workshop tersebut dilaksanakan guna meningkatkan dan mengembangkan potensi teknologi bagi para pendidik di dunia pendidikan.

Kepala SMP Negeri 1 Krembung, Lilik Isnawangsih, S.Ag., M.Pd. mengatakan, sebagai guru harus bisa mengikuti trend sesuai dengan perkembangan zaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Kami harus bisa mengikuti trend sesuai dengan perkembangan zaman untuk meningkatkan kualitas pendidikan," kata Lilik dalam sambutannya.

BANYAK ILMU : Kepala Bidang Mutu Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Dr Netty Lastiningsih M.Pd (kiri) hadir sebagai narasumber.   
BANYAK ILMU : Kepala Bidang Mutu Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Dr Netty Lastiningsih M.Pd (kiri) hadir sebagai narasumber.  

Sementara itu, Kepala Bidang Mutu Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Dr Netty Lastiningsih M.Pd yang hadir sebagai narasumber itu mengungkapkan, pada era Society 5.0 pendidik harus melibatkan siswa dengan berbagai teknologi dan aplikasi. Terutama dalam pembelajaran.

Misalnya, dengan menggunakan website personal guru, E-portofolio dan berbagai praktik literasi digital dalam pembelajaran. Hal itu sangat baik untuk peserta didik agar dapat belajar lebih mudah dan cepat dengan teknologi yang canggih.

Bagi Netty, ada tiga kata kunci dalam berliterasi digital secara kognitif. Yaitu akses data, interpretasi, dan evaluasi, serta refleksi.

“Jangan lupa memasukkan siswa ke dalam teknologi pembelajaran, karena peran pendidik sangat penting bagi kemajuan teknologi peserta didik di era digitalisasi saat ini,” jelasnya.

Menurut Netty, dunia pendidikan saat ini tidak dapat dipisahkan dari teknologi. Baik dalam hal perangkat pembelajaran maupun ketika pembelajaran berlangsung harus memasukkan ilmu teknologi.

Para guru perlu melibatkan peserta didik dalam pembelajaran. Hal itu merupakan salah satu alat bantu mengajar bagi pendidik untuk menyampaikan materi.

Hasilnya kreativitas peserta didik dapat meningkat, sekaligus bentuk meningkatnya perhatian pada peserta didik dalam proses pembelajaran.

"Ketika media pembelajarannya menarik dengan berbasis teknologi, maka peserta didik dapat terus termotivasi dan terus berkembang ilmu teknologinya, sehingga dapat mendorong peserta didik untuk berliterasi digital dan merangsang imajinasi peserta didik," imbuhnya.

Oleh karena itu, ia berharap, para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas belajarnya. Terutama dalam hal pemanfaatan teknologi.

"Diharapkan pendidik pada era Society 5.0 dapat terus meningkatkan kualitas mengajarnya dengan memanfaatkan teknologi internet yang ada dan dapat menyebarkan berbagai konten positif kepada peserta didik," pungkasnya.

Workshop itu juga dihadiri oleh Setya Ardhianta, S.E., sebagai Public Speaking and Content Creator. Dia berbagi ilmu terkait akselerasi digitalisasi pendidikan pada kurikulum merdeka. Dimana peserta workshop diberikan pemahaman tentang bagaimana caranya memanfaatkan fasilitas dan sarana yang berbasis digital melalui laptop dan handphone.

Workshop tersebut menjadi langkah maju bagi Spensakre di era digitalisasi pendidikan untuk lebih berkompeten dan profesional dalam mendidik. Baik dari perangkat pembelajarannya yang berbasis teknologi hingga proses pembelajaran berlangsung.

Sehingga di era digital saat ini pendidik Spensakre dapat bersaing dengan cepat. Serta dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pendidik dan para siswa di sekolah. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Kurikulum #SMP #Workshop #Pendidikan #Digitalisasi