RADAR SIDOARJO - Ramadan merupakan bulan yang istimewa karena di dalamnya terdapat banyak sekali keistimewaan. Seperti pahala yang bertebaran di mana-mana, pengampunan dosa dari Allah SWT dan masih banyak lagi.
Oleh karena itu, sudah semestinya Ramadan menjadi bulan yang penuh keberkahan dan penuh ampunan bagi setiap manusia. Namun, rupanya ada beberapa golongan orang yang justru masuk ke dalam kategori celaka di bulan Ramadan.
Hal ini seperti yang pernah di ungkap oleh Ustad Adi Hidayat (UAH) dalam salah satu ceramahnya. “Awas hati-hati terhina di hadapan Allah subhanahu wa taala, kotor dirinya, jauh dari rahmat Allah, siapa?” terangnya dikutip dari tayangan YouTube Short @mull2493.
"Yang sudah disampaikan ke bulan Ramadan, tapi tak mampu mendapat ampunan Allah subhanahu wa taala,” sambungnya.
Dai yang akrab disapa UAH ini menjelaskan, seharusnya dalam momen mulia dimana ampunan diturunkan dan pahala dilipatgandakan, seorang muslim harus mendapatkan dua kemuliaan itu.
“Karena itulah saya ingin cepat, satu, kenapa Ramadan istimewa? Karena ada ampunan Allah yang sangat luar biasa, kenapa Ramadan istimewa? Karena ada pelipatgandaan pahala,” paparnya.
UAH juga menerangkan kemuliaan lain seputar bulan Ramadan di mana pada bulan itu setan dijauhkan dan potensi doa dikabulkan pada bulan itu sangat besar.
“Kenapa Ramadan istimewa? Karena ada peluang untuk menjauhkan dari setan dan yang terakhir Ramadan Istimewa karena semua waktu siang dan malam mempercepat terkabulnya doa,” tegasnya.
Untuk lebih jelasnya, berikut 5 golongan yang merugi di bulan Ramadan menurut Rasulullah SAW di ambil dari kitab tanbihul ghofilin karangan Syaikh abu laits samarqondhi
1. Orang yang menganggap biasa bulan Ramadan
Tidak ada yang berbeda seperti bulan lainnya sampai Ramadan berlalu, tentu ini sebuah kerugian yang besar, ia sama sekali tidak menganggap istimewa puasa dan merasakan manfaat bulan suci Ramadan.
Ia juga tidak segera melakukan kebaikan padahal di bulan suci ramadhan inilah segala pahala dilipatgandakan.
Orang yang menganggap biasa bulan Ramadan, ibarat orang yang melewatkan ghanimah (harta rampasan perang) yang tidak ternilai harganya.
2. Orang yang tiba-tiba berubah alim hanya pada bulan Ramadan
Imam Ahmad mengatakan:"Seburuk-buruk kaum adalah mereka yang hanya mengenal Allah di Bulan Ramadan saja".
Hal ini nampak pada dari perilaku tidak baik menjadi baik seperti, dari tidak berjilbab kemudian berhijab dari yang tidak shalat kemudian rajin salat, baik yang wajib maupun sunnah.
Namun, jika nanti selesai Ramadan manusia itu kembali berbuat maksiat kepada Allah melepas hijab dan tidak lagi ke masjid hingga meninggalkan salat karena itu terus berusahalah untuk tetap istiqomah dalam beramal dan berbuat kebaikan.
3. Orang yang sebatas menahan lapar dan dahaga
Golongan yang ketiga adalah orang yang hanya menahan hawa lapar dan haus saja. Ia tidak merasa bersalah dan berdosa ketika melakukan kemungkaran, menggunjing, menyebar fitnah dan menghina.
Dan pada saat Ramadan tiba, kebiasaan buruk itu tidak juga berubah sehingga Ramadan tidak membawa pengaruh bagi kehidupannya sehari-hari.
Abu Hurairah radhiyallahu'anhu meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan amalan dusta, maka Allah tidak butuh dengan makanan dan minuman yang ditinggalkannya (puasa),".
4. Orang yang tidak memanfaatkan waktu di bulan Ramadan
Mereka yang tidur pada siang hari di bulan suci Ramadan serta bergadang dan melakukan hal yang sia-sia pada malam harinya itu adalah golongan yang merugi.
Seharusnya di bulan ini, disibukan dengan amal ibadah seperti salat berjamaah, tadarus dan tadabur Al quran, berzikir, berinfaq, dan sedekah serta kebaikan lainnya.
5. Orang yang tetap melakukan maksiat di bulan Ramadan
Selama bulan Ramadan terdapat banyak amal yang jika dikerjakan akan menyebabkan mendapat ampunan dari Allah SWT seperti amal puasa.
Rasulullah SAW mengatakan:
"Siapa yang berpuasa dengan motivasi yang benar karena iman dan mengaharap ganjaran dari Allah SWT, Allah ampuni dosa-dosanya yang telah lewat,".
Demikian juga Qiyam Ramadan, Rasulullah SAW mengatakan:
"Siapa yang salat tarawih di bulan ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari AlLah SWT, Allah ampuni dosa-dosanya yang lewat,".
Demikian informasi seputar orang-orang yang merugi di bulan Ramadan menurut Ustaz Adi Hidayat. Semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang tersebut.
Menu Paket Pahala Ramadhan BMH 1446 H :
Dompet Peduli : 10ribu
Takjil Santri Tahfidz : 15 ribu/santri
Bingkisan Lebaran Santri Yatim dan Da'i Pelosok : 350 ribu/Paket
Wakaf Sumur Bor : 250 ribu/paket
Mushaf Qur'an Braille : 150ribu/Mushaf
Wakaf Semen untuk masjid Pelosok : 250 ribu/Paket
Berkah Fitrah : 45ribu/Jiwa
Rekening Donasi :
Muamalat : 7010054831
BSI : 7042955293
MANDIRI : 1410007554579
Bank Jatim : 6201 0000 16
a/n. Baitul Maal Hidayatullah
Konfirmasi donasi : 081 23 440 7090. (vga)