Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

55 RT Belum Terima Insentif, Terkendala Verifikasi Administratif

D
Penulis: Diky Putra Sansiri❯
Ilustrasi 55 RT belum terima intensif. (AI/RADAR SIDOARJO)
Ilustrasi 55 RT belum terima insentif. (AI/RADAR SIDOARJO)

Advertisement

RADAR SOIDOARJO - Puluhan Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Sidoarjo masih belum menerima pencairan insentif setelah tidak lolos verifikasi administratif.

Dari ratusan data awal yang bermasalah, kini tersisa 55 RT yang belum memenuhi syarat minimal jumlah kepala keluarga (KK) dan masih menunggu validasi dari pemerintah daerah.

Advertisement

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melakukan penertiban data pengurus RT sebagai bagian dari evaluasi penyaluran insentif. Verifikasi ini mengacu pada ketentuan Peraturan Bupati (Perbup), khususnya syarat minimal 30 KK dalam satu RT.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sidoarjo, Probo Agus Sunarno, menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan ketertiban administrasi sekaligus kesesuaian struktur RT dengan regulasi yang berlaku.

Advertisement

“Verifikasi ini untuk memastikan struktur RT sesuai Perbup. Yang belum sesuai kami benahi. Prinsipnya harus taat regulasi,” ujarnya, Kamis (30/4).

Ia menjelaskan, pada tahap awal pendataan ditemukan sekitar 700 RT yang tidak memenuhi ketentuan. Namun, setelah dilakukan pembenahan dan pemutakhiran data, jumlah tersebut berhasil ditekan hingga tersisa sekitar 55 RT.

Meski berdampak pada keterlambatan pencairan insentif, Probo memastikan hak RT yang telah memenuhi syarat tetap akan diberikan. Pembayaran insentif juga akan dilakukan secara rapel.

“Insentif tetap diberikan kepada RT yang sudah memenuhi syarat administratif. Pembayarannya dirapel untuk periode Januari sampai April 2026,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua RW 09 Desa Sidorejo, Arif Supriyono, menyebut pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski sebagian RT belum menerima insentif.

“Ada dua RT yang jumlah KK-nya di bawah 30, tapi mereka tetap bekerja seperti biasa, mengurus administrasi warga,” ungkapnya.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Bupati Sidoarjo Minta Kades Tak Terjebak Administrasi

Bupati Sidoarjo Minta Kades Tak Terjebak Administrasi

Bupati Sidoarjo Subandi meminta kepala desa (kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak terjebak dalam rutinitas administrasi. Keduanya harus bergerak cepat menyelesaikan persoalan masyarakat sekaligus memastikan

Balita Stunting di Sukodono Sidoarjo Kesulitan Akses Bantuan, Komisi D Turun Tangan

Balita Stunting di Sukodono Sidoarjo Kesulitan Akses Bantuan, Komisi D Turun Tangan

Kondisi memprihatinkan dialami Jaidal Akmal Husein, balita berusia enam bulan asal Sidoarjo yang mengalami stunting. Di tengah kebutuhan penanganan kesehatan, keluarga Jaidal juga menghadapi persoalan administrasi

Bupati Sidoarjo Tegaskan APBD Harus Berdampak Nyata, Fokus Pelayanan Publik hingga Perluasan Lapangan Kerja

Bupati Sidoarjo Tegaskan APBD Harus Berdampak Nyata, Fokus Pelayanan Publik hingga Perluasan Lapangan Kerja

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh hanya berhenti pada capaian administrasi dan laporan keuangan. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer