SIDOARJO - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menyasar sebuah tempat pangkas rambut di Jalan RA Mustika, Desa Tebel Timur, Kecamatan Gedangan, Senin (25/3) malam.
Maling berhasil menggondol satu unit motor yang terparkir di depan pangkas rambut itu. Yakni Honda Vario nopol S 2694 OBR. Bahkan, helm merk KYT warna merah juga tak lepas dari incaran.
Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, komplotan maling ini melakukan aksinya ketika pemilik motor sedang potong rambut pada jam ramai.
Saat dikonfirmasi pada Kamis (28/3), kakak korban, Amanda Rosaline mengatakan, adiknya baru tahu jika motor hilang sekitar pukul 20.35.
"Motornya diparkir di depan shelter cukur dengan posisi motor dikunci ganda," ujarnya.
Perempuan 29 tahun tersebut menjelaskan, sebetulnya banyak pengendara maupun warga yang lalu lalang. Akan tetapi, warga tidak mengira jika ada maling.
Menurut Amanda, saat itu adiknya Naufal Rizky, 20, sedang berada di dalam tempat pangkas rambut. Sehingga, korban tidak memerhatikan motornya yang berada di luar.
"Waktu kejadian sedang pangkas rambut," ungkapnya.
Namun, korban tidak mendengar dan tidak melihat jika motornya diotak-atik maling. Kemudian, setelah selesai potong rambut, korban hendak pulang dan mendapati motor miliknya sudah tidak ada di tempat parkir semula.
Korban pun terkejut dan kebingungan. Mendapati hal tersebut, korban berupaya mencari motor miliknya di sekitar lokasi dan menanyakan kepada warga setempat. Tapi, hasilnya nihil.
Korban kemudian meminta tolong pemilik tempat pangkas rambut untuk mengecek rekaman CCTV yang menyorot ke jalan.
Ternyata benar terlihat dua orang pelaku menggasak motor milik korban. Kedua pelaku datang berboncengan mengendarai Honda Beat sekitar pukul 20.31.
Sebuah benda dimasukkan ke dalam lubang kunci motor korban hingga berhasil menyalakan motor korban. Hanya butuh sekian detik motor korban berhasil dibawa kabur.
Pelaku berpawakan gemuk, berjaket hitam dan bercelana jeans panjang bertugas mengeksekusi motor. Sedangkan, pelaku berpawakan kurus, berjaket hitam dan berhelm bertugas mengawasi keadaan sekitar.
Kanit Reskrim Polsek Gedangan Iptu Roni Endratmoko membenarkan adanya kejadian tersebut. "Korban sudah melapor dan sedang dalam tahap penyelidikan," tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista