Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Hidup Sebatang Kara, Rumah Lansia di Krian Sidoarjo Disambangi Bupati, Ini Solusinya

Diky Putra Sansiri • Minggu, 1 Maret 2026 | 14:43 WIB

TIDAK LAYAK HUNI: Bupati Sidoarjo Subandi (dua dari kiri) saat sidak di rumah warga Krian Sidoarjo, Minggu (1/3).
TIDAK LAYAK HUNI: Bupati Sidoarjo Subandi (dua dari kiri) saat sidak di rumah warga Krian Sidoarjo, Minggu (1/3).

RADAR SIDOARJO - Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan Subandi. Orang nomor satu di Kota Delta itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Krian dan memastikan perbaikan dilakukan usai Lebaran, Minggu (1/3).

Perbaikan tak sekadar tambal sulam. Atap, tembok, lantai hingga kamar mandi akan dibenahi total agar pemilik rumah bisa tinggal dengan aman dan nyaman.

Salah satu rumah yang disidak milik Ibu Rohana, warga Dusun Gresikan, Kelurahan Krian. Perempuan berusia sekitar 62 tahun itu hidup sebatang kara setelah suaminya meninggal dunia. Kondisi rumahnya memprihatinkan, dengan bagian atap dan tembok yang sudah tidak layak.

“Hari ini kita sidak di rumah Ibu Rohana. Ibu Rohana tinggal sendirian, bapak (suaminya) sudah tidak ada. Makanya rumahnya ini tidak layak huni karena tidak ada bapaknya, gitu ya Bu?,” ujar Subandi.

Dalam kesempatan itu, Subandi menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, mulai dari anggota DPRD, Baznas, Dinas Sosial, camat, hingga unsur TNI-Polri yang turut hadir mendampingi.

“Kita terus bergerak memberikan bantuan bagi warga kita yang rumahnya tidak layak huni. Mudah-mudahan dengan kehadiran Pemerintah Daerah ini rumahnya biar segera diperbaiki,” tegasnya.

Ia memastikan pembangunan akan dipercepat setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Ya mudah-mudahan habis Lebaran nggih. Nanti ditembok, Bu. Temboke dibenahi, atape dibenahi, lantainya dikeramik, terus kamar mandine tadi kelihatannya juga masih darurat. Biarkan nanti panjenengan untuk berteduh nyaman, salat dan lain-lain,” ucapnya.

Selain rumah Ibu Rohana, Subandi juga menyidak rumah Ony Murdianto, warga Desa Kraton, Kecamatan Krian. Pria berusia 50 tahun itu diketahui menjadi korban PHK dan saat ini tidak bekerja.

Kondisi rumahnya juga membutuhkan perbaikan segera, terutama pada bagian atap dan fasilitas sanitasi.

“Mudah-mudahan nanti setelah kita sidak, habis Lebaran rumahnya Pak Ony ini ndang segera dapat perbaikan,” katanya.

Ia merinci, perbaikan akan meliputi pembenahan atap secara menyeluruh, pengecatan ulang, hingga pemasangan kloset baru.

“Ini butuh atap ya, nanti atapnya kita benahi semuanya. Terus habis itu nanti dicat ulang, sama ada kloset. Nanti klosete dikasih, atap juga dibenahi biarkan nanti huniannya bisa tampak asri dan bersih,” jelasnya.

Subandi berharap percepatan perbaikan RTLH ini dapat memberi rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup warga penerima bantuan.

“Jadi mudah-mudahan dengan kehadiran kita bersama, Pak Ony dan keluarga selalu diberikan sehat nggih. Mudah-mudahan nanti kita percepat perbaikan,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Subandi #Rumah #Lansia #Bupati #Tidak Layak Huni