RADAR SIDOARJO - Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo tinggal selangkah lagi. Progres fisik proyek ini bahkan sudah menyentuh angka 99,9 persen.
Namun, meski hampir sempurna, kawasan ruang publik kebanggaan warga Kota Delta itu belum bisa dibuka. Tinggal menunggu pembersihan saja.
Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Tata Hijau Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Heri Santoso menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menyatakan proyek selesai sebelum seluruh pekerjaan benar-benar tuntas 100 persen.
“Sekarang progresnya sudah 99,9 persen, tinggal sedikit lagi, pembersihan saja," ujarnya, Rabu (7/1).
Meski begitu, pihaknya masih belum menyatakan selesai sembari menunggu progres benar-benar 100 persen. Selepas itu akan dilakukan Berita Acara Serah Terima (BST).
Menurut Heri, sesuai kontrak awal, proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo seharusnya rampung pada 15 Desember 2025. Namun, pihak penyedia jasa mengajukan perpanjangan waktu selama 30 hari dan telah disetujui Pemkab Sidoarjo, sehingga batas akhir pekerjaan jatuh pada 14 Januari 2026.
Meski diberikan tambahan waktu, sanksi tetap diberlakukan jika pekerjaan melewati masa kontrak.
“Sesuai ketentuan, dendanya 0,01 persen dari nilai kontrak per hari. Nilai kontraknya Rp 24,6 miliar, jadi dendanya sekitar Rp 24,6 juta per hari,” jelasnya.
Namun demikian, total denda yang harus dibayarkan kontraktor hingga saat ini belum dapat dipastikan. Perhitungannya baru bisa dilakukan setelah BST resmi ditandatangani.
“Bahasanya dari SK berakhir sampai BST, itu dikalikan Rp 24,6 juta per hari. Sekarang masih berjalan, jadi belum bisa ditotal karena memang belum selesai,” imbuhnya.
Sebelum BST dilakukan, lanjut Heri, proyek masih harus melewati pemeriksaan akhir oleh tim pengawas. Pemeriksaan tersebut mencakup kesesuaian Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) serta kondisi fisik bangunan di lapangan.
“Nanti akan dicek lagi semuanya, baik administrasi maupun fisiknya. Kalau sudah klop dan benar, baru BST ditandatangani,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista