RADAR SIDOARJO - Angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu (20/12) sore mengakibatkan kerusakan pada ratusan rumah warga. Hujan lebat disertai angin kencang membuat atap rumah beterbangan, pohon tumbang, serta sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan penanganan cepat bagi warga terdampak. Rumah-rumah yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki dengan dukungan pendanaan dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Minggu (21/12), khususnya di Desa Dukuhtengah dan Desa Prasung, Kecamatan Buduran.
“Rumah warga yang atapnya rusak akan segera kita perbaiki. Terutama atap-atap yang sudah keropos agar tidak dibiarkan terlalu lama. Kita bantu perbaikan ringan menggunakan galvalum dan penutup atap yang lebih berkualitas,” tegas Subandi.
Ia menambahkan, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan skema pendanaan melalui BTT agar proses perbaikan tidak terkendala anggaran. Dengan demikian, kebutuhan material dapat segera dipenuhi dan perbaikan bisa langsung dilaksanakan.
“Pendanaannya kita siapkan dari Belanja Tidak Terduga. Prinsipnya, jangan sampai warga terlalu lama tinggal di rumah yang tidak layak akibat bencana,” imbuhnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, menjelaskan bahwa peristiwa angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan lebat mengguyur wilayah Sidoarjo.
“Angin kencang disertai hujan lebat menyebabkan kerusakan di tiga desa pada dua kecamatan, yakni Desa Prasung dan Desa Dukuhtengah di Kecamatan Buduran, serta Desa Jambangan di Kecamatan Candi,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara BPBD Sidoarjo, total terdapat 102 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan. Selain itu, tiga tempat usaha dan dua fasilitas umum juga terdampak akibat bencana tersebut.
Rinciannya, di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, kerusakan meliputi 33 rumah dan satu fasilitas umum di RT 08/RW 03, dua rumah di RT 11/RW 05, serta 16 rumah dan satu fasilitas umum di RT 12/RW 05.
Di Desa Dukuhtengah, tercatat enam rumah dan dua tempat usaha rusak di RT 02/RW 02, serta 15 rumah dan satu tempat usaha di RT 06/RW 02.
Sementara di Desa Jambangan, Kecamatan Candi, kerusakan terjadi pada delapan rumah di RT 01/RW 01, satu rumah di RT 01/RW 02, tiga rumah di RT 03/RW 02, tiga rumah di RT 04/RW 02, serta 15 rumah di Perumahan Surya Garden 3.
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Sidoarjo telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal kepada warga terdampak.
“Kami menyalurkan bantuan sementara berupa terpal, yakni 18 terpal untuk Desa Prasung, lima terpal untuk Desa Dukuhtengah, dan 15 terpal untuk Desa Jambangan,” pungkas Sabino. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista