Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Libur Nataru, Prediksi Penumpang di Bandara Juanda Sidoarjo Tembus 943 Ribu

Suryanto • Rabu, 17 Desember 2025 | 22:35 WIB

 

MELONJAK: Sejumlah calon penumpang pesawat memadati area Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)
MELONJAK: Sejumlah calon penumpang pesawat memadati area Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Menyambut angkutan udara pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bandara Internasional Juanda resmi mengoperasikan Posko Pelayanan Nataru di Terminal 1 dan Terminal 2. Posko tersebut akan beroperasi selama 22 hari, mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan bahwa posko pelayanan Nataru merupakan agenda rutin tahunan untuk memastikan penyelenggaraan angkutan udara berjalan selamat, aman, nyaman, tertib, dan lancar selama masa libur panjang. Selain itu, posko juga berfungsi sebagai pusat informasi, data, serta layanan bagi penumpang.

“Posko resmi dilaksanakan sejak Senin lalu. Penyelenggaraan posko ini diharapkan mampu mengendalikan operasional bandara selama libur Nataru. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Satgaspam Lanudal Juanda serta Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan para pemangku kepentingan lainnya, seperti Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Perum LPPNPI, maskapai, ground handling, BMKG, serta CIQ,” ujar Tohir.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan melalui program 3S + 1C (Safety, Security, Services, dan Compliance).

“Pada periode Posko Nataru tahun lalu, Bandara Juanda melayani sekitar 906 ribu penumpang, atau rata-rata 41 ribu penumpang per hari. Tahun ini, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 943 ribu orang, meningkat sekitar 4,12 persen. Sementara total pergerakan pesawat diprediksi mencapai 6.400 penerbangan, atau naik 4,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, puncak arus penumpang Nataru diprediksi terjadi pada H-4 Natal, yakni 21 Desember 2025, dengan perkiraan 51.910 penumpang dan 322 pergerakan pesawat. Puncak berikutnya diperkirakan berlangsung pada H+2 Tahun Baru, 3 Januari 2026, dengan jumlah sekitar 44.134 penumpang dan 282 pergerakan pesawat.

Terkait penambahan penerbangan, hingga Selasa (16/12) sejumlah maskapai telah mengajukan extra flight. “Saat ini tercatat 166 pengajuan penerbangan tambahan untuk rute Bali, Cengkareng, Halim, dan Banjarmasin oleh Citilink dan Garuda Indonesia, serta penggantian pesawat berkapasitas lebih besar (change bigger) untuk penerbangan internasional Singapore Airlines. Kami terbuka bagi maskapai yang ingin menambah penerbangan, baik domestik maupun internasional, selama periode Nataru,” tambahnya.

Manajemen Bandara Internasional Juanda juga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prediksi BMKG, intensitas hujan diperkirakan meningkat sepanjang Desember. Oleh karena itu, pengawasan dan pemeliharaan fasilitas terus dilakukan, baik di area landside maupun airside, guna memastikan keselamatan serta kelancaran operasional bandara.

Di akhir keterangannya, Tohir mengimbau calon penumpang agar memperhatikan jadwal penerbangan dan datang lebih awal ke bandara. “Kami mengimbau pengguna jasa Bandara Juanda untuk memperhitungkan waktu perjalanan, terutama saat hujan dan pada hari puncak arus penumpang, agar proses keberangkatan tetap nyaman dan lancar,” pungkasnya. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Bandara #Juanda #Penumpang #Nataru #libur