SIDOARJO - Ketersediaan kantong darah menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Delta dipastikan aman. PMI Sidoarjo mencatatkan stok darah yang melimpah dan cukup hingga Januari 2025.
Kepala UTD PMI Sidoarjo, dr Septi Laely Rifati mengatakan, stok darah saat ini lebih dari mencukupi.
"Stok darahnya melimpah banget," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Senin (23/12).
Stok darah PMI Sidoarjo terdiri dari berbagai komponen, seperti Whole Blood (WB), Packed Red Cell (PRC), Trombosit (TC) dan Fresh Frozen Plasma (FFP). Total ada 1.816 kantong darah yang terdiri dari berbagai golongan.
"Untuk komponen Whole Blood golongan darah A tersedia sebanyak 93 kantong, golongan darah B 140 kantong, golongan darah O 152 kantong dan golongan darah AB 39 kantong, total stok Whole Blood mencapai 424 kantong," ungkapnya.
Sementara itu, untuk komponen PRC golongan darah A tersedia sebanyak 247 kantong, golongan darah B 256 kantong, golongan darah O 299 kantong dan golongan darah AB 96 kantong. Jumlah seluruh stok PRC adalah 1.206 kantong.
Kemudian, untuk Trombosit juga tercatat lebih dari cukup, yakni dengan golongan darah A sebanyak 13 kantong, golongan darah B 18 kantong, golongan darah O 40 kantong dan golongan darah AB 13 kantong. Dengan demikian total stok Trombosit sebanyak 84 kantong.
Sedangkan, untuk komponen Fresh Frozen Plasma, golongan darah A tercatat 21 kantong, golongan darah B 18 kantong, golongan darah O 54 kantong dan golongan darah AB 9 kantong. Sehingga, total stok Fresh Frozen Plasma adalah 102 kantong.
Artinya, dari berbagai macam golongan darah yang paling banyak adalah golongan darah B. "Stok golongan darah B kami melimpah, namun golongan darah A dan O lebih sering digunakan," jelasnya.
Laily paham betul akan apa yang terjadi saat libur Nataru. Karenanya ia menyiapkan stok darah jauh-jauh hari.
"Untuk libur Natal yang berlangsung selama dua hari, kami sudah menyiapkan stok darah mulai hari ini," terangnya.
"Kalau tahun baru, liburnya kan hanya satu hari di 1 Januari, jadi persiapannya ya seperti kalau hari minggu biasanya," imbuhnya.
Pihaknya akan terus berupaya menjaga ketersediaan darah. Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mendonorkan darah agar ketersediaan darah tetap terjaga. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista