SIDOARJO - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo kembali mengecek fenomena air sumur panas yang ada di halaman balai RW 5, Perum Mutiara Citra Asri Blok P, Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin.
Tidak sendiri, DLHK Sidoarjo datang bersama Damkar BPBD Sidoarjo dan petugas PLN. Ketiganya berkolaborasi untuk mengetahui penyebab munculnya fenomena tersebut.
Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig menjelaskan, kemarin pihaknya telah mengecek kandungan air sumur dan milik warga sekitar. Menurutnya air yang sudah dicek terbilang aman.
"Secara umum kondisi airnya aman, yang pertama kami lihat dari pH (Kadar asam, red) juga relatif normal yakni 37," ucapnya saat ditemui di lokasi, Jumat (9/8).
Selain itu, indikasi terkait adanya gas maupun zat yang berbahaya juga tidak terdeteksi. Dengan paramater itulah ia meyakini bila air sumur yang panasnya tidak wajar tersebut aman.
"Saya sendiri tadi mencoba merasakan dengan indra saya sendiri dan itu juga relatif aman, tidak ada efek yang berbahaya," ujarnya.
"Tim kami juga telah mengambil sampel dari warga kemarin, itu juga masih relatif aman, dimana suhu air warga tidak sama dengan yang ada di sumur depan Balai RW 5 Desa Boro," imbuhnya.
Guna mendapatkan analisa yang lengkap, Damkar BPBD Sidoarjo langsung melakukan pengurasan. Sumur tersebut dikuras untuk dicek suhu air saat pertama muncul dari sumber.
Sementara itu, Petugas PLN dari Unit Porong, Suma Hamzah saat mengecek seluruh aliran listrik di area sumur. Hasilnya ditemukan adanya kesalahan pemasangan kabel arus listrik, dimana sumbu postif negatifnya terbalik.
"Sumur yang airnya panas itu disebabkan karena pemasangan instalasi listriknya salah, kabel yang digunakan di dalam tanah juga bukan layaknya untuk pemasangan instalasi kabel bawah tanah," jelasnya.
"Kesalahan pertama, arus litrik yang masuk di saklar tersebut seharusnya arus positif, namun instalasi di balai RW tersebut terbalik," imbuhnya.
Menurutnya, listrik yang masuk ke saklar arusnya negatif. Sementara arus positif malah masuk ke gronding.
"Kami menduga arus positif tersebut menyebar ke tanah melalui kabel gronding yang tidak layak," terangnya.
Setelah dibiarkan sekitar satu jam, suhu air sumur tersebut kini telah normal kembali. Hal tersebut diungkapkan Ketua RW 5 Perum Mutiara Citra Asri, Budi Dharmawan.
"Alhamdulillah aman, ini tadi dilihat suhunya mencapai 37 derajat celcius seperti kata DLHK Sidoarjo kemarin artinya normal," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista