Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Serapan Alumni BPVP di Sidoarjo Capai 53 Persen, Ini Langkah Terobosannya

Annisa Firdausi • Rabu, 31 Januari 2024 | 02:42 WIB

 

BELAJAR: Salah satu kelas pelatihan yang digelar oleh BPVP Sidoarjo. (IST)
BELAJAR: Salah satu kelas pelatihan yang digelar oleh BPVP Sidoarjo. (IST)
 

SIDOARJO - Menilik pencapaian penyerapan alumni tahun 2023, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo Aiza Akbar menyatakan, capaian tersebut telah sejalan dengan harapan yang telah ditetapkan.

Menurut data hingga Desember 2023, sebanyak 53 persen alumni sudah terserap sebagai tenaga kerja. Baik yang bekerja di perusahaan maupun wirausaha.

Adapun alumni lain sedang berproses untuk bekerja, sehingga diharapkan ke depan akan semakin banyak alumni BPVP yang terserap pasar kerja.

Aiza menjelaskan, fokus utama terletak pada kejuruan di bidang industri dan perkantoran. Di mana penyerapan terjadi dengan cepat dan secara signifikan.

Sehingga memberikan kontribusi positif bagi perusahaan-perusahaan di wilayah Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya. Tak hanya itu, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pelatihan berbasis wirausaha juga sangat membanggakan.

Meski demikian, Aiza Akbar juga tidak menutup mata terhadap kendala yang dihadapi oleh beberapa alumni yang belum berhasil terserap di pasar kerja. Pasca pandemi Covid-19, normalisasi usaha masih dalam tahap perkembangan.

“Hal ini berdampak pada ukuran kebutuhan pasar kerja yang belum mencapai tingkat optimal,” katanya.

Para alumni, sebagai konsekuensinya, memerlukan waktu ekstra untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan keinginan mereka.

Tidak jarang, pekerjaan yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi mereka. Baik dalam hal lokasi yang jauh, maupun kondisi kontrak kerja dan besaran gaji yang belum memuaskan.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, BPVP Sidoarjo telah merumuskan strategi untuk meningkatkan serapan alumni pada tahun ini.

Salah satu langkah signifikan yang akan diambil adalah peningkatan frekuensi pertemuan dengan perusahaan di balai selama pelatihan.

Dengan demikian, pelaku industri akan memiliki kesempatan langsung untuk menilai kualitas peserta pelatihan, mempercepat proses pengenalan dan penyerapan alumni di pasar kerja.

Langkah itu diharapkan dapat menciptakan sinergi positif antara lembaga pelatihan dan dunia industri. Sehingga membawa dampak positif yang lebih besar bagi para peserta pelatihan dan perekonomian lokal secara keseluruhan. (nis/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pelatihan #Tenaga Kerja #alumni #Lulusan #BPVP