Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

22 Calon Pengantin di Sidoarjo Terdeteksi Positif HIV

D
Penulis: Diky Putra Sansiri❯
PENCEGAHAN: Direktur Program Yayasan Delta Crisis Center (DCC) Ferry Efendi mengungkapkan data penderita HIV.
PENCEGAHAN: Direktur Program Yayasan Delta Crisis Center (DCC) Ferry Efendi mengungkapkan data penderita HIV.

Advertisement

RADAR SIDOARJO - Sebanyak 22 calon pengantin (catin) di Kabupaten Sidoarjo terdeteksi positif HIV hingga awal Juni 2026.

Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena angka yang muncul diperkirakan belum menggambarkan seluruh kondisi sebenarnya di masyarakat atau dikenal dengan istilah fenomena gunung es (iceberg phenomenon).

Advertisement

Direktur Program Yayasan Delta Crisis Center (DCC) Ferry Efendi mengatakan, dari total 22 catin yang terdeteksi positif HIV, sebanyak 12 orang merupakan laki-laki dan 10 lainnya perempuan.

“Kami menemukan 22 calon pengantin positif HIV hingga Juni 2026. Rinciannya 12 laki-laki dan 10 perempuan,” ujar Ferry, Minggu (21/6).

Advertisement

Menurutnya, temuan tersebut perlu menjadi perhatian karena terdapat risiko penularan kepada pasangan yang masih berstatus negatif apabila tidak mendapatkan edukasi dan penanganan yang tepat sebelum maupun setelah menikah.

“Ketika mereka menikah, ada kemungkinan muncul kasus positif HIV baru jika tidak segera dilakukan edukasi dan intervensi secara komprehensif kepada pasangan,” jelasnya.

Ferry menyebut, salah satu faktor yang membuat kasus HIV sulit terdeteksi adalah belum adanya kewajiban pemeriksaan HIV bagi calon pengantin. Selama ini, calon pengantin hanya diwajibkan melampirkan surat pemeriksaan kesehatan, sementara tes HIV masih dilakukan secara sukarela.

“Jika calon pengantin menolak menjalani tes HIV, status HIV mereka tidak dapat diketahui. Padahal, bisa saja masih ada kasus lain yang belum terungkap,” katanya.

Ia menegaskan, temuan 22 calon pengantin positif HIV merupakan gambaran dari fenomena gunung es. Artinya, jumlah kasus yang terlihat di permukaan kemungkinan masih jauh lebih sedikit dibandingkan kondisi sebenarnya di masyarakat.

“Angka 22 kasus mungkin terlihat kecil, tetapi ini adalah bagian dari fenomena gunung es. Kasus yang terdeteksi kemungkinan hanya sebagian dari jumlah yang sebenarnya,” terang Ferry.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Dinkes Sidoarjo: Kelompok LSL Miliki Risiko Tertinggi Penularan HIV/AIDS

Dinkes Sidoarjo: Kelompok LSL Miliki Risiko Tertinggi Penularan HIV/AIDS

Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo yang mencapai 7.129 kasus per April 2026 menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo untuk terus meningkatkan edukasi

Napi Kasus Pembunuhan Menikah di Lapas Porong Sidoarjo

Napi Kasus Pembunuhan Menikah di Lapas Porong Sidoarjo

Lapas Kelas I Surabaya kembali memfasilitasi pemenuhan hak warga binaan melalui prosesi pernikahan seorang narapidana berinisial MAW dengan perempuan berinisial RWI.

Mendikdasmen Soroti 53 Pelajar di Sidoarjo Terjangkit HIV

Mendikdasmen Soroti 53 Pelajar di Sidoarjo Terjangkit HIV

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa setiap anak, termasuk pelajar yang berstatus Orang dengan HIV (ODHIV), berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa stigma

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer