Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Mesin Giling Rice to Rice Bulog Beroperasi Pertengahan Juni

Nofilawati Anisa • Rabu, 19 Mei 2021 | 20:50 WIB
BERSIH: Salah satu proses pengolahan limbah cair menjadi air bersih di PT Ajinomoto Indonesia, Pabrik Mojokerto.  (IST)
BERSIH: Salah satu proses pengolahan limbah cair menjadi air bersih di PT Ajinomoto Indonesia, Pabrik Mojokerto. (IST)
SIDOARJO - Perum Bulog Cabang Surabaya Utara terus menyiapkan mesin giling rice to rice. Dalam waktu dekat mesin giling untuk meningkatkan kualitas beras itu bakal segera beroperasi.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Surabaya Utara M. Nurjuliansyah Rachman menceritakan, mesin itu diperkirakan bakal operasi pada pertengahan Juni ini. "Ini mesin rice to rice pertama di Jawa Timur. Kalau se-Indonesia ada 7 lokasi termasuk disini," katanya.

Sebagaimana fungsinya, lanjut Nurjuliansyah, mesin giling baru itu bakal diperuntukkan meningkatkan kualitas beras yang masuk ke gudang. Selama ini mesin giling yang ada di Sidoarjo kebanyakan mesin giling kecil.

Tentu kualitasnya akan beda dengan mesin berkapasitas 8 ton per jam yang baru didatangkan bulog itu. Nantinya juga akan dikolaborasikan dengan mesin baru tersebut. "Dari beras, keluarnya juga beras. Tapi kualitasnya akan meningkat," imbuhnya.

Nurjuliansyah menambahkan, sampai saat ini bulog juga terus menyerap beras dari petani. Baik di wilayah Sidoarjo maupun Gresik, Surabaya dan lainya.

Untuk stok beras saat ini juga masih aman. Karena ada sekitar 42 ribu ton beras yang tersimpan di Gudang Bulog yang ada di Banjarkemantren, Buduran itu.

Sementara untuk pengeluaran, Bulog juga terus memasarkan beras yang dihasilkan melalui penjualan komersil. Termasuk berusaha merealisasikan kerja sama dengan pemkab untuk beras yang dikonsumsi ASN. (son/opi) Editor : Nofilawati Anisa
#Berita Sidoarjo Hari Ini #Mesi Rice To Rice #Gudang Banjarkemantren #Mesin Giling Padi #Bulog Surabaya Utara