RADAR SIDOARJO - Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo, mengalami lonjakan penumpang bus luar biasa menjelang Hari Raya Idul Adha 2025. Puncaknya terjadi pada malam takbir, Kamis (5/6). Total penumpang mencapai 49.334 orang.
Antrean panjang pun tak terhindarkan karena sebagian penumpang harus menunggu bus hingga dini hari.
"Sebagian masyarakat memanfaatkan libur panjang Hari Raya Idul Adha, sehingga penumpang di Terminal Purabaya menunjukkan lonjakan," ujar Ahmad Badik, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, melalui Rachul Trianomiyadi, Petugas Administrasi Terminal Tipe A Purabaya, Jumat (6/6).
Menurut Rachul, jumlah tersebut naik hingga 31 persen dibandingkan hari-hari biasa. Lonjakan arus penumpang terjadi baik untuk rute Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
“Penumpang AKDP masih mendominasi dengan total 36.693 orang, menggunakan 1.366 armada bus. Sedangkan AKAP melayani 12.641 penumpang dengan 764 bus yang dikerahkan,” jelasnya ke Radar Sidoarjo.
Tidak hanya itu, lonjakan signifikan juga sudah mulai terlihat sejak Selasa (3/6), dengan total 37 ribu penumpang yang tercatat tiba dan berangkat dari terminal tersebut. Sebanyak 1.945 unit armada dikerahkan untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat.
Kemacetan di sejumlah ruas jalan pada malam takbir turut memperparah situasi. Banyak bus yang terlambat datang karena terjebak kemacetan, menyebabkan kepadatan semakin parah.
“Keterlambatan armada karena malam itu sempat macet,” terangnya.
Akibatnya, beberapa penumpang terpaksa menunggu hingga Jumat (6/6) dini hari. “Sisa beberapa penumpang menunggu armada lanjutan dini hari. Sampai pukul 01.00 penumpang sudah terangkut semua,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama dalam menjaga barang bawaan dan menghindari kontak dengan orang yang tidak dikenal.
“Pastikan kendaraan yang digunakan memiliki izin resmi, rencanakan dan persiapkan perjalanan jauh-jauh hari. Jangan memaksakan melanjutkan perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan,” pesannya.
Adapun tujuan favorit dari lonjakan penumpang AKDP antara lain Pare, Blitar, Malang, Ponorogo, Kediri, Tulungagung, Madiun, Madura, dan Bojonegoro. Lonjakan arus penumpang ini diprediksi masih akan berlanjut hingga Senin (9/6). (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto