RADAR SIDOARJO - Deltras Sidoarjo kembali gagal meraih poin penuh saat menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Delta, Sabtu (22/11) malam. Hasil imbang itu membuat The Lobster tertahan di peringkat enam dengan 18 poin dari 12 pertandingan.
Padahal, Deltras sempat unggul lebih dulu lewat gol Tito Hamzah pada menit ke-26. Gol tersebut sempat membangkitkan semangat suporter yang memadati stadion.
Namun, tensi pertandingan meningkat tajam dan Tito melakukan pelanggaran dengan menyikut pemain PSS, Salman Alfarid. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk pemain muda tersebut.
Meski bermain dengan 10 pemain, Deltras tetap mencoba menekan. Di sisi lain, Sleman juga terus mengurung pertahanan Deltras yang dikomandoi Goktug Demiroglu.
Suasana kian panas hingga membuat Salman Alfarid kehilangan kendali. Dia menerima kartu kuning kedua pada menit ke-85 dan harus keluar lapangan.
Petaka bagi Deltras datang di masa tambahan waktu babak kedua. Pemain pengganti, Irvan Mofu berhasil menjebol gawang The Lobster dan mengubah skor menjadi 1-1 hingga laga berakhir.
Pelatih Deltras Sidoarjo, Widodo Cahyono Putro, mengakui laga berlangsung sangat sengit. Dia bahkan menyebut hampir sulit bernapas karena intensitas permainan begitu tinggi.
"Saya menyayangkan aksi tidak perlu yang dilakukan Tito hingga berujung kartu merah, tapi kejadian itu juga dipicu kontak dari kedua pemain," ucapnya.
Padahal, Widodo sudah mengingatkan timnya agar berhati-hati dengan gerakan natural, terlebih dengan adanya VAR yang memantau detail pelanggaran. "Minggu depan pemain harus lebih menjaga itu, yang penting mereka tetap semangat," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista