
RADAR SIDOARJO - Booth pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) milik Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo buka di Car Free Day (CFD) alun-alun.
Warga yang membayar pajak di sini, bisa membawa pulang berbagai souvenir menarik.
Mulai dari minyak goreng, tumbler, kecap, pewangi hingga pengharum ruangan dibagikan kepada wajib pajak sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya membayar pajak daerah.
Booth pelayanan pembayaran PBB di area CFD dibuka mulai pukul 06.00 hingga 09.00. Sejak pagi, warga tampak antre memanfaatkan layanan pembayaran pajak yang didukung sejumlah perbankan, seperti Bank Jatim, BPR Delta Artha Perseroda, hingga BNI.
Wajib pajak yang melakukan pembayaran di stand Bank Jatim juga mendapatkan souvenir berupa tumbler dan pengharum ruangan.
Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo, Noer Rochmawati, mengatakan pemberian souvenir tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
Menurut perempuan yang akrab disapa Ima itu, program pemberian souvenir tidak hanya dilakukan saat CFD, tetapi juga ketika petugas BPPD melaksanakan pelayanan jemput bola ke desa maupun kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.
“Pemberian souvenir ini sebagai bentuk motivasi kepada warga agar semakin tertib membayar PBB. Pajak PBB selama ini menjadi salah satu pajak daerah yang potensial di Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Ia menjelaskan, PBB-P2 termasuk dalam kelompok tiga besar penyumbang pajak daerah selain BPHTB dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Karena itu, kesadaran masyarakat membayar pajak sangat berpengaruh terhadap pembangunan daerah.
“Pajak itu dari rakyat dan akan dikembalikan lagi untuk rakyat dalam bentuk pembangunan berbagai bidang, mulai kesehatan, pendidikan, sosial, sarana hingga ekonomi,” jelasnya.



