SIDOARJO - Pemain Deltras Sidoarjo, Rendi Irwan mempunyai momen kurang enak pada 29 Februari kemarin.
Sebab di tanggal tersebut, tepatnya pada 2012 yang lalu Timnas Indonesia yang diperkuat pemain asal Kecamatan Sukodono tersebut harus tumbang 0-10 atas Bahrain.
Padahal pertandingan itu merupakan laga debut bagi Rendi bersama Timnas Garuda.
Saat itu Timnas menjalani laga terakhir pada kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia. Meski demikian skuad garuda dapat dikatakan pasrah dengan keadaan.
Mengingat anak asuh Aji Santoso saat itu dipastikan tak lolos ke babak selanjutnya.
Tahun tersebut menjadi periode paling kelam sepak bola Indonesia. Efek dualisme kompetisi, pelatih Timnas Indonesia Aji Santoso tidak dapat memanggil seluruh pemain terbaiknya.
Sehingga pemain yang tampil hanyalah mereka yang berlaga dikompetisi Liga Primer Indonesia (LPI).
Pada tahun tersebut, Rendi Irwan bermain untuk Persebaya 1927.
Yang kebetulan, klub kebanggaan warga Kota Pahlawan itu bermain di kompetisi yang pemainnya diperbolehkan untuk memperkuat Timnas.
Saat ini, Rendi Irwan memperkuat klub asal kota kelahiranya, yakni Deltras Sidoarjo. Tidak hanya sebagai pemain namun juga asisten pelatih. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista