SIDOARJO - Deltras Sidoarjo langsung kehilangan pelatihnya usai gagal lolos ke semifinal Liga 2. Widodo Cahyono Putro sang arsitek The Lobster kini sudah berlabuh ke tim Arema FC.
Meski begitu, Widodo dianggap berhasil membawa klub kebangaan warga Sidoarjo itu tampil apik di putaran pertama Liga 2.
Terlebih pada babak 12 besar yang semakin memperlihatkan kekompakan permainan.
Apalagi musim tersebut juga merupakan tahun pertama Deltras berlaga di Liga 2.
Sebelumnya Deltras terpuruk di Liga 3 selama belasan tahun.
Hal tersebut menjadi prestasi yang cukup baik dan menjadi pengalaman berharga bagi Deltras untuk mengarungi musim depan.
Prestasi itulah yang membuat manajemen Arema tertarik dengan mantan Asisten Alfred Riedl di Piala AFF 2010.
"Kemarin manajemen Arema FC menghubungi saya, lalu saya kembalikan lagi kepada manajemen, apakah pemain setuju jika saya melatih mereka, setelah pemain setuju, saya putuskan untuk membantu Arema,” ucapnya.
Di Arema, Widodo menggantikan Fernando Valenta sebagai pelatih kepala Arema FC.
Pelatih berkebangsaan Portugal itu dinilai gagal membawa tim berjuluk Singo Edan itu keluar dari zona degradasi.
Saat ini, tim yang identik dengan warna biru itu berada di posisi ke-16 klasemen Liga 1. Pekerjaan berat menanti Widodo di 10 laga terakhir.
“Saya bukan tukang sulap, tapi saya lihat, masih ada kesempatan untuk keluar dari zona merah,” tegasnya.
Deltras juga harus bersiap mencari pelatih pengganti untuk musim depan jika Widodo tetap bertahan di Arema hingga musim selanjutnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista