RADAR SIDOARJO - Penampilan gemilang Neville Mbanwei Tengeg menjadi kunci kemenangan Deltras FC saat menundukkan Persiku Kudus dengan skor 2-1 dalam lanjutan Championship Liga 2.
Bertanding di Stadion Surajaya, Deltras tampil efektif dan sukses membawa pulang tiga poin penting dari laga sengit tersebut.
Baca Juga: Jelang Akhir Musim, Pelatih Deltras Sidoarjo Minta Pemain Tampil Total
Sejak awal pertandingan, Deltras langsung menunjukkan intensitas tinggi. Hasilnya terlihat pada menit ke-14 ketika Neville Mbanwei Tengeg membuka keunggulan usai memaksimalkan umpan matang dari I Komang Aryantara.
Gol cepat itu membuat tim berjuluk The Lobster semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya laga.
Baca Juga: Terusir dari GDS, Laga Kandang Deltras Sidoarjo Pindah Solo
Situasi semakin sulit bagi Persiku setelah Nurdian Syaputra Chaniago diganjar kartu merah pada menit ke-38. Sebelumnya, ia telah menerima kartu kuning pada menit ke-27 akibat pelanggaran keras. Bermain dengan 10 orang sejak babak pertama jelas memengaruhi keseimbangan permainan tuan rumah.
Meski demikian, Laskar Macan Muria tidak tinggal diam. Mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada masa injury time babak pertama melalui gol Caique Silvio Souza Da Silva, memanfaatkan assist dari Igor Henrique Da Silva Costa. Gol tersebut sempat membangkitkan asa tuan rumah untuk bangkit.
Baca Juga: Deltras Sidoarjo Kalah 0-2 Lawan Kendal Tornado FC
Memasuki babak kedua, Deltras kembali mengambil alih kendali permainan. Neville Tengeg sekali lagi menjadi pembeda dengan mencetak gol keduanya pada menit ke-70 setelah menerima umpan matang dari Rian Almeida Lopes.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit akhir. Meski kalah dalam statistik tendangan sudut (4 berbanding 8), Deltras tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Disiplin lini pertahanan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keunggulan.
Baca Juga: Gol Cepat Lawan Bikin Game Plan Deltras Sidoarjo Berantakan
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Deltras FC dalam persaingan papan atas Championship Liga 2. Tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 39 poin dan menempati peringkat keenam klasemen Grup 2, terpaut dua poin dari Persela Lamongan di posisi atasnya.
Sementara itu, kekalahan menjadi bahan evaluasi bagi Persiku Kudus, terutama dalam menjaga kedisiplinan pemain. Bermain dengan 10 orang sejak babak pertama terbukti menjadi beban berat, meski mereka sempat memberikan perlawanan sengit. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista