Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Widodo Ungkap Kunci Kemenangan Deltras Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Senin, 19 Januari 2026 | 14:35 WIB
TAKTIKAL: Pelatih Deltras Widodo Cahyono Putro. (FOTO DELTRAS SIDOARJO)
TAKTIKAL: Pelatih Deltras Widodo Cahyono Putro. (FOTO DELTRAS SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Deltras Sidoarjo kembali menunjukkan identitas permainannya. Bukan dengan euforia berlebihan, melainkan lewat kedewasaan bermain dan disiplin menjaga bola.

Di balik performa solid The Lobster, Pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro (WCP) menegaskan satu prinsip sederhana yang menjadi fondasi segalanya, penguasaan bola.

Widodo mengakui, sejak awal tim pelatih sudah mempelajari kekuatan PSIS Semarang yang datang dengan wajah baru. Sejumlah rekrutan anyar membuat peta kekuatan lawan berubah.

Namun, Deltras memilih tidak terjebak pada fokus berlebihan terhadap siapa yang ada di seberang lapangan.

“Di awal kami melihat kekuatan daripada PSIS Semarang. Tetapi kami tertujunya tertumpu pada tim kita sendiri, bagaimana tim ini bermain dengan gaya Deltras sendiri,” ujar Widodo.

Menurutnya, kehadiran pemain baru di kubu lawan bukan alasan bagi Deltras untuk mengubah karakter permainan yang sudah dibangun. Justru, konsistensi pada ciri khas tim menjadi kunci utama.

“Jadi kita tidak terpaku dengan adanya pemain baru ataupun pemain yang baru bergabung dengan PSIS Semarang. Itu tidak menjadikan kita terus mengendorkan permainan ciri khas kita,” tegasnya.

Satu kata kunci yang terus ditekankan Widodo kepada para pemain adalah menjaga bola. Kalimat singkat, namun memiliki dampak besar di atas lapangan. Satu kata kunci yang menjadi fondasi segalanya, menjaga bola. Sederhana, tapi mematikan.

Filosofi itu tercermin dalam permainan Deltras yang tidak gegabah, tidak mudah terpancing tempo lawan, serta tetap setia pada karakter permainan sendiri. Bola tidak boleh mudah hilang, karena dari sanalah kontrol pertandingan dibangun.

Di tengah hasil positif yang diraih, Widodo justru tampil tenang. Ia sama sekali tidak larut dalam euforia kemenangan. Di ruang jumpa pers, nada bicaranya tetap datar dan penuh penekanan pada evaluasi.

“Setelah ini kami harus kembali fokus. Tidak boleh merasa paling hebat,” ujarnya.

Menurut Widodo, kemenangan justru menjadi ujian berikutnya bagi Deltras. Apakah tim mampu menjaga konsistensi atau justru terlena oleh hasil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen tim, termasuk dukungan suporter yang terus setia mendampingi.

“Terima kasih juga kepada teman-teman suporter yang terus mendukung Deltras. Terima kasih juga pada pemain kami yang telah bekerja keras. Selamat untuk pemain kami,” ucapnya.

Bagi Widodo, kemenangan bukanlah akhir. Deltras harus segera “turun ke bumi” dan menyiapkan diri untuk tantangan berikutnya, dengan prinsip yang sama, fokus, disiplin, dan setia menjaga bola. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Euforia #Pemain #Deltras #psis #Menang