Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

35 Ribu Warga Sidoarjo Menderita Diabetes, Ini Rincian Usia dan Penyebabnya 

M Saiful Rohman • Kamis, 5 September 2024 | 00:19 WIB

 

ATENSI : Plt Bupati Sidoarjo, Subandi menjenguk salah satu remaja Desa Pabean yang mengidap penyakit diabetes. (IST)
ATENSI : Plt Bupati Sidoarjo, Subandi menjenguk salah satu remaja Desa Pabean yang mengidap penyakit diabetes. (IST)
 

SIDOARJO - Pada tahun ini, lebih dari 35 ribu warga Sidoarjo dilaporkan menderita diabetes melitus. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo mencatat, penderita diabetes tidak hanya berasal dari kalangan dewasa tetapi juga remaja.

Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Sidoarjo, Nina Marlina mengatakan, angka penderita diabetes Kota Delta mencapai 35.527 orang. Sebagaimana catatan 31 puskesmas yang ada di Sidoarjo.

"Jumlah tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/9).

Menurutnya, sebagian besar pengidap diabetes adalah mereka yang berusia di atas 40 tahun. Namun, terdapat juga kasus diabetes di kalangan remaja, khususnya usia 15 hingga 18 tahun.

Kendati demikian, ia memastikan, tidak ada kasus diabetes yang terjadi pada anak-anak usia 15 tahun ke bawah.

"Berbagai faktor yang menyebabkan diabetes pada usia muda, yaitu gaya hidup tidak sehat sebagai penyebab utama, selain itu, faktor genetik juga berperan, meskipun pengaruh pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor utama diabetes di usia muda," jelasnya.

Sebagian besar penderita diabetes di Sidoarjo mengidap diabetes melitus tipe 2. Tipe itu disebabkan oleh resistensi insulin, dimana kondisi tubuh tidak bisa menggunakan hormon insulin secara efektif.

Penyebab utama diabetes melitus tipe 2 adalah gaya hidup yang kurang sehat. Sekitar 50 persen lebih dari pasien diabetes di Sidoarjo mengalami tipe tersebut.

Penanganan diabetes melitus dimasukkan dalam program Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang dipromosikan oleh Kementerian Kesehatan. Program itu tidak hanya fokus pada diabetes tetapi juga mencakup penyakit lain, seperti tekanan darah tinggi.

Nina menyarankan, agar masyarakat Sidoarjo menjaga pola makan sehat serta aktivitas fisik, terutama olahraga. Hal tersebut cukup penting untuk mencegah diabetes.

"Terus kami upayakan, agar setiap puskesmas untuk selalu mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat," pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#sakit #Usia #diabetes #Remaja #Dinkes #Bupati