Pelatih Tinju Sidoarjo Moch Komar mengaku sejumlah turnamen tinju yang sedianya akan digelar terpaksa batal. Juli lalu misalnya, ada satu turnamen tinju di Malang. Namun, ajang tersebut harus ditunda lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19.
"Kemarin gagal karena masih PPKM, dan sekarang sudah Agustus otomatis juga enggak bisa digelar turnamennya," sesal Komar.
Padahal, katanya, 8 Juni lalu petinju di Sidoarjo sudah menggelar latihan bersama dengan petinju di delapan kabupaten dan kota di Jawa Timur. Tak hanya itu, turnamen lainnya yang juga bakal digelar di Banyuwangi juga masih belum ada kepastian lebih lanjut.
Di samping itu, sejumlah petinju Sidoarjo juga belum bisa menggelar latihan di GOR Sidoarjo. Sebab untuk sementara waktu GOR dilarang digunakan selama masa PPKM. Hal tersebut membuat para atlet juga harus latihan di rumahnya masing-masing.
"Latihan di rumah sendiri-sendiri. Karena masuk ke GOR sementara waktu disekat," ujar Komar.
Kondisi yang sama juga dialami para atlet pemula dari cabor sepatu roda. Para atlet harus pindah lokasi latihan lantaran selama masa PPKM GOR dilarang digunakan. Para atlet pun harus pindah latihan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo.
Humas Faster Inline Skate Sidoarjo Ayu Bekti mengatakan, GOR Sidoarjo memang masih belum bisa dipakai selama PPKM. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan cara pindah ke MPP. Kegiatan latihan terus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Biasanya kalau di GOR bisa mulai pukul 13.00 atau 14.00. Sekarang baru bisa dimulai pukul 15.00. Setiap hari para atlet dari klub masing-masing dibatasi latihan dua jam," terang Ayu. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista